<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6118715755081211899</id><updated>2012-03-17T22:33:18.773-07:00</updated><category term='Artikel'/><category term='Bloging'/><category term='Update'/><category term='Bebas'/><title type='text'>Xuje</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://xuje.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6118715755081211899/posts/default'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://xuje.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Mesin Tempur</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_odKyNsKf998/TDHlyhSuUCI/AAAAAAAAAAM/pToCPEe6WFk/S220/A%401.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>16</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6118715755081211899.post-1363903711309296813</id><published>2010-07-24T02:01:00.000-07:00</published><updated>2010-07-24T02:02:25.214-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Update'/><title type='text'>Distributor Nakal Minta Ditindak</title><content type='html'>Gubernur Syahrul Yasin Limpo mengingatkan (warning) distributor dan agen sembilan bahan pokok (sembako) yang kerap menimbun dan mempermainkan harga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syahrul meminta bupati dan wali kota memberikan sanksi tegas kepada pelaku.Gubernur juga meminta bupati dan wali kota turun tangan mengendalikan harga, terutama memasuki Ramadan. Karena itu, Disperindag diharapkan bisa menekan harga sehingga tidak memberatkan masyarakat. ”Jangan sampai sembako masyarakat bersoal menghadapi Ramadan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebutuhan, seperti pasokan gas dan minyak tanah,harus mencukupi. Jangan sampai ada kelangkaan yang memicu lonjakan harga,” ungkapnya, seusai memimpin rapat persiapan pengamanan sembako jelang Ramadan di Baruga Sangiangseri,kemarin. Untuk melakukan pemantauan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel membentuk tim task force untuk menjalankan pengawasan rutin setiap hari terhadap pergerakan harga sembako.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemprov juga membentuk Forum Koordinasi Tim Pemantauan dan Pengendalian Inflasi Daerah. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga meminta insiden ledakan tabung gas bisa ditekan seminimal mungkin. Menurut dia, Sulsel harus mengarah pada zero accident ledakan gas dengan meningkatkan pengawasan pada agen dan distributor elpiji. ”Pertamina harus melakukan pengawasan maksimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kodam dan Polda diharapkan turun tangan melakukan pengawasan karena ini berkaitan dengan keamanan masyarakat,” ujarnya. Selain itu, untuk mengantisipasi lonjakan harga,Pemprov Sulsel menyiapkan dana pengendalian yang bersumber dari dana taktis pemerintah. Dana tersebut akan digunakan untuk pembelian sembako jika memang persediaan tidak mencukupi untuk selanjutnya didistribusikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stok Sembako Sulsel Aman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam rapat tersebut terungkap, pasokan sembako untuk wilayah Sulsel mencukupi untuk dua bulan ke depan.Kebutuhan sembako memasuki Ramadan dan Lebaran dipastikan mencukupi. Berdasarkan data yang dirilis masing-masing distributor,untuk beras masih tersedia 159.000 ton. Pasokan tersebut bisa bertahan untuk 18 bulan ke depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk gula pasir, tersedia stok pada tingkat distributor sebanyak 26.800 ton. Stok tersebut bertahan hingga 2,6 bulan ke depan.Ketersediaan gula tersebut belum termasuk gula rafinasi yang diproduksi PT Makassar Te’ne. Berdasarkan data yang dilansir kemarin,stok gula yang tersedia di gudang mencapai 20.000 ton. Rencananya, akan kembali masuk 75.000 ton pada akhir Juli mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stok tersebut untuk memenuhi kebutuhan Sulsel dan KTI. Sementara untuk terigu yang didistribusikan PT Eastern Pearl Floor Mills,memiliki ketersediaan 2.125 ton. Stok itu diperkirakan memiliki ketahanan hingga tiga bulan ke depan. Dalam satu hari, perusahaan tersebut mampu berproduksi hingga 2.000 ton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kami jamin, pasokan terigu untuk Sulsel aman.Apalagi, tidak ada jadwal overhaul mesin hingga seusai Lebaran nanti,”kata perwakilan PT Eastern Pearl Floor Mills, Muammar Muhayat,kepada harian Seputar Indonesia(SI),kemarin. Terkait ketersediaan minyak goreng curah yang kerap langka jelang Ramadan, masih tersedia pasokan 2.800 ton dan diperkirakan bertahan hingga tiga bulan. Demikian halnya minyak goreng kemasan, yakni 430 ton dan bertahan hingga 2,5 bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bank Indonesia Siapkan Uang Kecil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Bank Indonesia menyatakan kesiapannya terkait melonjaknya permintaan uang pecahan kecil jelang Ramadan dan Idul Fitri. Menurutnya, pihaknya menyediakan layanan keliling dan bekerja sama dengan pihak perbankan untuk melakukan penyaluran. ”Ini ditunjang dengan diluncurkannya uang Rp10.000 pecahan baru.Persediaannya sangat cukup dan siap didistribusikan,” ungkap Kepala Kantor Bank Indonesia Makassar Lambok Siahaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kesempatan itu,Syahrul juga menambahkan,terkait kondisi kelistrikan,Pemprov telah menerima jaminan dari GM PLN Sultanbatara Ahmad Siang. Dari laporan yang diterima, kondisi kelistrikan Sulsel aman dari pemadaman, terutama menghadapi Ramadan. ”Ada jaminan dari PLN tidak akan ada pemadaman.Jadi masyarakat bisa menjalankan ibadahnya dengan khusyuk,”pungkasnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6118715755081211899-1363903711309296813?l=xuje.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://xuje.blogspot.com/feeds/1363903711309296813/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://xuje.blogspot.com/2010/07/distributor-nakal-minta-ditindak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6118715755081211899/posts/default/1363903711309296813'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6118715755081211899/posts/default/1363903711309296813'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://xuje.blogspot.com/2010/07/distributor-nakal-minta-ditindak.html' title='Distributor Nakal Minta Ditindak'/><author><name>Mesin Tempur</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_odKyNsKf998/TDHlyhSuUCI/AAAAAAAAAAM/pToCPEe6WFk/S220/A%401.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6118715755081211899.post-6476461881753300259</id><published>2010-07-24T02:00:00.002-07:00</published><updated>2010-07-24T02:01:38.322-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bebas'/><title type='text'>Bulog Siapkan Operasi Pasar</title><content type='html'>SEMENTARA itu, Perum Bulog Divisi Regional Sulsel menyiapkan operasi pasar di 10 pasar tradisional dalam kawasan Mamminasata. Operasi pasar khusus beras tersebut akan digelar jika harga melampaui standar pemerintah, yakni Rp5.730 per kilogram (kg).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Operasi pasar juga akan dilakukan di pasar tradisional di tiga kota berlainan, yakni Pasar Lakessi Kota Parepare, Pasar Sentral Kabupaten Bone, dan Pasar Sentral serta Pasar Andi Tadda di Kota Palopo. Kepala Bulog Divre Sulsel dan Sulbar, Angky Rito Pratomo, mengatakan, pasar yang menjadi sasaran operasi pasar tersebut adalah yang direkomendasikan Biro Pusat Statistik (BPS) sebagai patokan keseragaman harga untuk konsumen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persiapan operasi pasar dilakukan untuk mengatasi kemungkinan melonjaknya harga menjelang Ramadan dan menghadapi Idul Fitri.”Awalnya hanya tujuh pasar yang direkomendasikan BPS untuk sasaran operasi pasar khusus beras.Namun, Gubernur meminta ditambahkan tiga,yakni Panampu, Toddopuli, dan Maricaya,” ungkapnya kepada harian Seputar Indonesia (SI) di rumah jabatan Gubernur kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Operasi pasar tersebut baru akan dilakukan jika harga beras di pasar sudah melampaui Rp5.730 per kg.Hingga saat ini dari pemantauan yang dilakukan Bulog,harga beras masih dalam level normal, yakni berkisar pada angka Rp5.450 per kg. ”Operasi pasar akan terus dilakukan jika memang harga melonjak, seberapa banyak pun kebu-tuhannya. Tetapi sekarang kan masih normal, jadi operasi pasar belum diperlukan.Tapi namanya anti-sipasi, tetap disiapkan,”tandasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait stok beras Sulsel, dia mengungkapkan, cadangan beras di gudang Bulog mencapai 158.000 ton.Persediaan tersebut mencukupi hingga 18 bulan ke depan. Rencananya, beras yang berlebihan tersebut akan dipasok untuk kebutuhan kawasan timur Indonesia sebanyak 66.000 ton dan 20.000 ton untuk memenuhi permintaan di Pulau Sumatera, seperti Lampung, Jambi,Medan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu,untuk penyaluran beras raskin, pihaknya tinggal menunggu SK penyaluran.Khusus menghadapi Lebaran,kuota raskin ditambah menjadi 20 kg untuk satu kepala keluarga. Di sisi lain, untuk menghadapi Ramadan,kuota raskin yang sebelumnya hanya 13 kg,ditambah jumlahnya menjadi 15 kg atas permintaanGubernur Syahrul YasinLimpo. Harga yang dikenakan kepada masyarakat,yakni Rp1.600 per kg.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6118715755081211899-6476461881753300259?l=xuje.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://xuje.blogspot.com/feeds/6476461881753300259/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://xuje.blogspot.com/2010/07/bulog-siapkan-operasi-pasar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6118715755081211899/posts/default/6476461881753300259'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6118715755081211899/posts/default/6476461881753300259'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://xuje.blogspot.com/2010/07/bulog-siapkan-operasi-pasar.html' title='Bulog Siapkan Operasi Pasar'/><author><name>Mesin Tempur</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_odKyNsKf998/TDHlyhSuUCI/AAAAAAAAAAM/pToCPEe6WFk/S220/A%401.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6118715755081211899.post-2976906032200240952</id><published>2010-07-24T02:00:00.001-07:00</published><updated>2010-07-24T02:00:50.275-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>PLN Target Pasang 3.000 Listrik Prabayar</title><content type='html'>PTPerusahaan Listrik Negara (PLN) Cabang Makassar menargetkan memasang listrik prabayar sebanyak 3.000 untuk penyambungan baru hingga akhir Agustus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak Maret sampai saat ini, PLN Cabang Makassar telah melayani 3.500 penyambungan baru di Makassar. “Saat ini stok kami habis karena semuanya sudah terpasang.Dari Maret lalu sampai saat ini kami telah menyambung listrik prabayar ke 3.500 pelanggan,” ungkap Manajer PLN Cabang Makassar Yuyun Mimbar Saputra di Makassar kemarin. Menurutnya, tahun ini dia menargetkan mampu memasang sampai 20.500 pemasangan baru dengan listrik prabayar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Listrik yang menggunakan sistem voucher ini mengharuskan para pelanggan mengisi dan memilih sendiri nominal voucher yang mampu dibeli. Sampai saat ini masyarakat baru bisa memperoleh voucher strom untuk mengisi daya di keempat rayon dan enam ranting PLN Cabang Makassar. General Manager PLN Wilayah Sultanbatara Ahmad Siang mengakui saat ini tempat pembelian voucher strom tersebut masih minim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun,ke depan nya voucher tersebut akan banyak dijual di mal, toko,atau di perumahan.“Kami menyediakan nominal mulai Rp50.000 hingga Rp1 juta,” ungkapnya saat meluncurkan listrik pascabayar tersebut di kantor dia kemarin. Ke depan, pemasangan baru yang dia target sampai 50.000 di wilayah Sultanbatara tahun ini akan menggunakan listrik prabayar. Menurutnya, listrik prabayar tersebut memiliki banyak keuntungan dibanding pascabayar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jadi tidak akan ada lagi kasus salah catat meteran, PLN juga bisa menghemat. Selain itu, masyarakat dapat mengontrol sendiri pemakaiannya,” ujarnya. Selain itu,dengan listrik prabayar juga masyarakat akan terbebas dari tagihan biaya beban yang setiap bulan dibayarkan, meski tak ada pemakaian listrik.Bagi pelanggan pascabayar yang ingin mutasi ke pelanggan prabayar, PLN mengenakan biaya pemasangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain meluncurkan listrik prabayar kemarin,Ahmad Siang juga melakukan pralaunching sistem pembayaran listrik PPOB (payment point online bank) yang memungkinkan pengguna listrik pascabayar dapat membayar tagihannya di bank. ”Untuk pe-luncurannya akan digelar pada 26–29 Juli di Mal Ratu Indah di Makassar,” ungkapnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6118715755081211899-2976906032200240952?l=xuje.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://xuje.blogspot.com/feeds/2976906032200240952/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://xuje.blogspot.com/2010/07/pln-target-pasang-3000-listrik-prabayar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6118715755081211899/posts/default/2976906032200240952'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6118715755081211899/posts/default/2976906032200240952'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://xuje.blogspot.com/2010/07/pln-target-pasang-3000-listrik-prabayar.html' title='PLN Target Pasang 3.000 Listrik Prabayar'/><author><name>Mesin Tempur</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_odKyNsKf998/TDHlyhSuUCI/AAAAAAAAAAM/pToCPEe6WFk/S220/A%401.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6118715755081211899.post-6006624497668659409</id><published>2010-07-24T01:58:00.000-07:00</published><updated>2010-07-24T01:59:57.307-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bloging'/><title type='text'>Kota Makassar Dilibatkan Dalam Pameran di Shanghai</title><content type='html'>Kota Makassar kembali mendapat kepercayaan di mata dunia. Setelah dilibatkan di Pertemuan Kota Dunia di Singapura dan Konferensi Kota Sehat di Australia, kini ibu kota Sulsel ini diundang sebagai peserta di Forum Pengurangan Dampak Bencana dan pameran terbesar dunia, di Shanghai, China, 28–30 Juli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut rencana, Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin akan memimpin langsung delegasi Makassar,dengan membawa beberapa pejabat terkait, seperti Asisten III Pemkot,pejabat Badan Lingkungan Hidup dari unsur Bappeda, dan perwakilan Komite Rakyat Miskin Kota (KPRM). Saat memberikan keterangan persnya, dia menguraikan kunjungannya tersebut akan dimanfaatkan mempelajari berbagai konsep cara mengantisipasi bencana dan pembangunan berwawasan lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi, di kegiatan tersebut akan dirangkaikan dengan expo terbesar di dunia tentang lingkungan. Maka,momen itu bisa dijadikan pelajaran guna menerapkan di Makassar ke depan. “Tentu ini sejalan dengan program pemerintah, khususnya Palang Merah Indonesia (PMI) di Makassar, yakin menerapkan sekolah siaga bencana.Ini semua yang kami ingin pelajari lebih dalam,” ujarnya di Ruang Pola Kantor Wali Kota Makassar kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, di forum tersebut delegasi Makassar akan menyampaikan makalah di depan peserta lainnya, yang terkait mengenai antisipasi dan penanggulangan bencana.“Promosi praktik ilmu pengetahuan tentang penurunan dampak bencana,termasuk proses persiapan mengantisipasi bencana dan rehabilitasi pascabencana, menjadi hal yang akan kami tindak lanjuti di pertemuan tersebut,” paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekadar diketahui,forum tersebut diselenggarakan beberapa lembaga internasional yang fokus bergerak di masalah lingkungan, seperti Devnet, UNISDR, UNHabitat, Iclei. Berdasarkan rundown acara, beberapa pakar lingkungan dunia akan memaparkan solusi terkini mengenai dampak lingkungan dan pencemaran ke depan,terutama di kota-kota besar,seperti Makassar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait hal itu,Ilham mengaku akan menyampaikan kembali hasil pertemuannya setiba di Makassar agar keikutsertaan Kota Makassar, bisa bermanfaat untuk diadopsi, baik dalam waktu jangka pendek maupun jangka panjang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6118715755081211899-6006624497668659409?l=xuje.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://xuje.blogspot.com/feeds/6006624497668659409/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://xuje.blogspot.com/2010/07/kota-makassar-dilibatkan-dalam-pameran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6118715755081211899/posts/default/6006624497668659409'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6118715755081211899/posts/default/6006624497668659409'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://xuje.blogspot.com/2010/07/kota-makassar-dilibatkan-dalam-pameran.html' title='Kota Makassar Dilibatkan Dalam Pameran di Shanghai'/><author><name>Mesin Tempur</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_odKyNsKf998/TDHlyhSuUCI/AAAAAAAAAAM/pToCPEe6WFk/S220/A%401.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6118715755081211899.post-6827458066830025742</id><published>2010-07-09T07:04:00.000-07:00</published><updated>2010-07-09T07:06:42.662-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Update'/><title type='text'>Pelajaran dari Spanyol</title><content type='html'>Drama anak muda Jerman berakhir di tangan Spanyol.Tim berjuluk La Furia Roja itu bahkan memberi banyak pelajaran kepada anak muda Jerman sebelum bermimpi tampil di final.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum kekalahan dari Spanyol, anak muda Jerman diprediksi bakal menguasai Afrika Selatan (Afsel). Permainan eksplosif dan menghibur yang mereka tunjukan saat melibas Australia, Inggris, dan Argentina membuat banyak mata menaruh harapan kepada Philipp Lahm dkk untuk mengangkat trofi juara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, apa yang terjadi di Moses Mabhida Stadium, kemarin, adalah sebuah antiklimaks. Der Panzer –julukan Jerman– bukan hanya kalah, melainkan juga tampil mengecewakan. ’’Spanyol merupakan tim yang luar biasa. Mereka adalah master pertandingan. Anda bisa melihatnya dengan jelas lewat umpan dan pergerakan mereka. Spanyol memang lebih baik dari kami,” papar Der Trainer Joachim Loew, dilansir Reuters.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan anak muda Jerman di Afsel sebenarnya mirip cerita dongeng.Tanpa Michael Ballack, semula kiprah sekumpulan ’’bocah ingusan’’ penuh semangat itu diragukan. Namun, sejak tampil agresif dan sanggup menjinakkan tim-tim besar, Jerman justru langsung diunggulkan untuk menjadi juara. Sayang, dongeng anak-anak muda Jerman itu berakhir dengan sad ending. Der Panzer harus menerima kenyataan bahwa tandukan Carles Puyol mengakhiri kiprah mereka di Afsel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Die Mannschaft, julukan lain Jerman, muda pun harus menangis dan menerima banyak pelajaran pahit dari Spanyol yang dihuni pemain bertalenta tinggi dan sedang berada dalam masa emas. Spanyol mungkin hanya menang lewat tandukan Puyol. Namun, satu gol Puyol itu sudah cukup memberi petuah kepada anak-anak muda Jerman yang sangat ambisius. Jerman memang mampu mengalahkan Inggris dan Argentina dengan skor telak. Dan dukungan sitemap untuk blog kawan saya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.kanghari.com/" title="Type Approval Indonesia" target="_blank"&gt;Type Approval Indonesia&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;script style="" src="http://www.abu-farhan.com/script/daftarisiblogger/blogtoc-min.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.kanghari.com/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;amp;alt=json-in-script&amp;amp;callback=loadtoc"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.nggokontes.com/" title="Nggo Kontes" target="_blank"&gt;Nggo Kontes&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;script style="" src="http://www.abu-farhan.com/script/daftarisiblogger/blogtoc-min.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.nggokontes.com/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;amp;alt=json-in-script&amp;amp;callback=loadtoc"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.seputarotomotif.info/" title="Berita Kita" target="_blank"&gt;Berita Kita&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;script style="" src="http://www.abu-farhan.com/script/daftarisiblogger/blogtoc-min.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.seputarotomotif.info/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;amp;alt=json-in-script&amp;amp;callback=loadtoc"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.seputartelekomunikasi.com/" title="Dunia Berita" target="_blank"&gt;Dunia Berita&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;script style="" src="http://www.abu-farhan.com/script/daftarisiblogger/blogtoc-min.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.seputartelekomunikasi.com/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;amp;alt=json-in-script&amp;amp;callback=loadtoc"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.hari.asia/" title="Hari™" target="_blank"&gt;Hari™&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;script style="" src="http://www.abu-farhan.com/script/daftarisiblogger/blogtoc-min.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.hari.asia/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;amp;alt=json-in-script&amp;amp;callback=loadtoc"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.banaspati.web.id/" title="Berita Terkini" target="_blank"&gt;Berita Terkini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;script style="" src="http://www.abu-farhan.com/script/daftarisiblogger/blogtoc-min.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.banaspati.web.id/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;amp;alt=json-in-script&amp;amp;callback=loadtoc"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.leak.web.id/" title="Leak"&gt;Leak&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;script style="" src="http://www.abu-farhan.com/script/daftarisiblogger/blogtoc-min.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.leak.web.id/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;amp;alt=json-in-script&amp;amp;callback=loadtoc"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.typeapproval.web.id/" title="Type Approval Partnership" target="_blank"&gt;Type Approval Partnership&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;script style="" src="http://www.abu-farhan.com/script/daftarisiblogger/blogtoc-min.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.typeapproval.web.id/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;amp;alt=json-in-script&amp;amp;callback=loadtoc"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.cililin.org/" title="Brita Utama" target="_blank"&gt;Brita Utama&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;script style="" src="http://www.abu-farhan.com/script/daftarisiblogger/blogtoc-min.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.cililin.org/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;amp;alt=json-in-script&amp;amp;callback=loadtoc"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.reuni17.com/" title="Reuni17" target="_blank"&gt;Reuni17&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;script style="" src="http://www.abu-farhan.com/script/daftarisiblogger/blogtoc-min.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.reuni17.com/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;amp;alt=json-in-script&amp;amp;callback=loadtoc"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://xipoq.blogspot.com/" title="Xipoq" target="_blank"&gt;Xipoq&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;script style="" src="http://www.abu-farhan.com/script/daftarisiblogger/blogtoc-min.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://xipoq.blogspot.com/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;amp;alt=json-in-script&amp;amp;callback=loadtoc"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://hariagustomo.blogspot.com/" title="Indonesia Type Approval" target="_blank"&gt;Indonesia Type Approval&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;script style="" src="http://www.abu-farhan.com/script/daftarisiblogger/blogtoc-min.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://hariagustomo.blogspot.com/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;amp;alt=json-in-script&amp;amp;callback=loadtoc"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://hariblog1.blogspot.com/" title="Turiman " target="_blank"&gt;Turiman &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;script style="" src="http://www.abu-farhan.com/script/daftarisiblogger/blogtoc-min.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://hariblog1.blogspot.com/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;amp;alt=json-in-script&amp;amp;callback=loadtoc"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://tomosblog2.blogspot.com/" title="Tomo" target="_blank"&gt;Tomo&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;script style="" src="http://www.abu-farhan.com/script/daftarisiblogger/blogtoc-min.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://tomosblog2.blogspot.com/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;amp;alt=json-in-script&amp;amp;callback=loadtoc"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://agusblog1.blogspot.com/" title="Agus" target="_blank"&gt;Agus&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;script style="" src="http://www.abu-farhan.com/script/daftarisiblogger/blogtoc-min.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://agusblog1.blogspot.com/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;amp;alt=json-in-script&amp;amp;callback=loadtoc"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://tomoblog1.blogspot.com/" title="Tarno" target="_blank"&gt;Tarno&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;script style="" src="http://www.abu-farhan.com/script/daftarisiblogger/blogtoc-min.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://tomoblog1.blogspot.com/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;amp;alt=json-in-script&amp;amp;callback=loadtoc"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://harisblog1.blogspot.com/" title="Hari" target="_blank"&gt;Hari&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;script style="" src="http://www.abu-farhan.com/script/daftarisiblogger/blogtoc-min.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://harisblog1.blogspot.com/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;amp;alt=json-in-script&amp;amp;callback=loadtoc"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://nugrohoblog1.blogspot.com/" title="Nugroho" target="_blank"&gt;Nugroho&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;script style="" src="http://www.abu-farhan.com/script/daftarisiblogger/blogtoc-min.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://nugrohoblog1.blogspot.com/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;amp;alt=json-in-script&amp;amp;callback=loadtoc"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://nugrohoblog2.blogspot.com/" title="Gohan" target="_blank"&gt;Gohan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;script style="" src="http://www.abu-farhan.com/script/daftarisiblogger/blogtoc-min.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://nugrohoblog2.blogspot.com/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;amp;alt=json-in-script&amp;amp;callback=loadtoc"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://agussblog1.blogspot.com/" title="Andi" target="_blank"&gt;Andi&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;script style="" src="http://www.abu-farhan.com/script/daftarisiblogger/blogtoc-min.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://agussblog1.blogspot.com/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;amp;alt=json-in-script&amp;amp;callback=loadtoc"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://agustomoblog.blogspot.com/" title="Sairan" target="_blank"&gt;Sairan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;script style="" src="http://www.abu-farhan.com/script/daftarisiblogger/blogtoc-min.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://agustomoblog.blogspot.com/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;amp;alt=json-in-script&amp;amp;callback=loadtoc"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://agustomoblog1.blogspot.com/" title="Tukiran" target="_blank"&gt;Tukiran&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;script style="" src="http://www.abu-farhan.com/script/daftarisiblogger/blogtoc-min.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://agustomoblog1.blogspot.com/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;amp;alt=json-in-script&amp;amp;callback=loadtoc"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://agustomonugroho.blogspot.com/" title="Beni" target="_blank"&gt;Beni&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;script style="" src="http://www.abu-farhan.com/script/daftarisiblogger/blogtoc-min.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://agustomonugroho.blogspot.com/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;amp;alt=json-in-script&amp;amp;callback=loadtoc"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://hariagustomoblog.blogspot.com/" title="Gito" target="_blank"&gt;Gito&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;script style="" src="http://www.abu-farhan.com/script/daftarisiblogger/blogtoc-min.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://hariagustomoblog.blogspot.com/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;amp;alt=json-in-script&amp;amp;callback=loadtoc"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://agustomonugrohos.blogspot.com/" title="Aris" target="_blank"&gt;Aris&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;script style="" src="http://www.abu-farhan.com/script/daftarisiblogger/blogtoc-min.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://agustomonugrohos.blogspot.com/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;amp;alt=json-in-script&amp;amp;callback=loadtoc"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://hariagustomoblog1.blogspot.com/" title="Bajul" target="_blank"&gt;Bajul&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;script style="" src="http://www.abu-farhan.com/script/daftarisiblogger/blogtoc-min.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://hariagustomoblog1.blogspot.com/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;amp;alt=json-in-script&amp;amp;callback=loadtoc"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.hari.eyeeagle.com/" title="Berita Terkini" target="_blank"&gt;Berita Terkini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;script style="" src="http://www.abu-farhan.com/script/daftarisiblogger/blogtoc-min.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.hari.eyeeagle.com/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;amp;alt=json-in-script&amp;amp;callback=loadtoc"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.blog.grandong.com/" title="grandong blog" target="_blank"&gt;grandong blog&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;script style="" src="http://www.abu-farhan.com/script/daftarisiblogger/blogtoc-min.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.blog.grandong.com/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;amp;alt=json-in-script&amp;amp;callback=loadtoc"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://infonggokontes.blogspot.com/" title="Sarto" target="_blank"&gt;Sarto&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;script style="" src="http://www.abu-farhan.com/script/daftarisiblogger/blogtoc-min.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://infonggokontes.blogspot.com/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;amp;alt=json-in-script&amp;amp;callback=loadtoc"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://idnggokontes.blogspot.com/" title="Marjo" target="_blank"&gt;Marjo&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;script style="" src="http://www.abu-farhan.com/script/daftarisiblogger/blogtoc-min.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://idnggokontes.blogspot.com/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;amp;alt=json-in-script&amp;amp;callback=loadtoc"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://blognggokontes.blogspot.com/" title="Saidi" target="_blank"&gt;Saidi&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;script style="" src="http://www.abu-farhan.com/script/daftarisiblogger/blogtoc-min.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://blognggokontes.blogspot.com/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;amp;alt=json-in-script&amp;amp;callback=loadtoc"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://nggo-kontes.blogspot.com/" title="Karmin" target="_blank"&gt;Karmin&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;script style="" src="http://www.abu-farhan.com/script/daftarisiblogger/blogtoc-min.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://nggo-kontes.blogspot.com/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;amp;alt=json-in-script&amp;amp;callback=loadtoc"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://nggokontes.blogspot.com/" title="Nggo Kontes" target="_blank"&gt;Nggo Kontes&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;script style="" src="http://www.abu-farhan.com/script/daftarisiblogger/blogtoc-min.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://nggokontes.blogspot.com/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;amp;alt=json-in-script&amp;amp;callback=loadtoc"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.seo.bloggerblogspot.org/" title="SEO Blogger Blogspot" target="_blank"&gt;SEO Blogger Blogspot&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;script style="" src="http://www.abu-farhan.com/script/daftarisiblogger/blogtoc-min.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.seo.bloggerblogspot.org/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;amp;alt=json-in-script&amp;amp;callback=loadtoc"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ilmurayap.com/" title="ilmu rayap" target="_blank"&gt;ilmu rayap&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;script style="" src="http://www.abu-farhan.com/script/daftarisiblogger/blogtoc-min.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.ilmurayap.com/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;amp;alt=json-in-script&amp;amp;callback=loadtoc"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, mereka lupa La Furia Roja bukanlah tim yang senang mengumbar kesalahan, bermain tidak disiplin, atau membiarkan barisan pertahanan terbuka lebar. Jangankan menjebol gawang Iker Casillas, pemain Jerman seperti kehabisan akal untuk mendekati pertahanan Spanyol. Sebelum menghadapi Spanyol, Jerman sangat mengandalkan efisiensi dibanding penguasaan bola.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, La Furia Roja membuktikan filosofi itu keliru. Sebab, tim yang menguasai pertandingan akan memiliki kemungkinan menang lebih banyak. Melawan Inggris dan Argentina, Der Panzer bertumpu pada serangan balik cepat yang terbukti manjur. Namun, senjata itu nyatanya tidak berfungsi saat menghadapi Spanyol. Itu karena permainan disiplin Puyol dkk serta jauhnya jarak antara lini tengah dan depan akibat absennya Thomas Mueller di sayap kanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhasil, Miroslav Klose tidak memiliki kesempatan untuk merobek pertahanan lawan. Jerman mungkin lupa kalau senjata serangan balik pernah gagal saat mereka dikalahkan Serbia 0-1, atau saat menang tipis 1-0 atas Ghana. Seperti halnya Spanyol, kedua tim itu bermain penuh disiplin. Permainan disiplin La Furia Roja dan permainan cepat Spanyol bahkan membuat Der Panzer muda kehilangan energi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lagi rasa frustrasi Lahm dkk akibat kerja sama tim yang luar biasa yang dipertontonkan Spanyol. Dengan mengandalkan tujuh pemain Barcelona, La Furia Roja memang sangat diuntungkan karena tidak sulit lagi membangun kerja sama di antara pemain. ’’Jerman ternyata tidak seseram dan sekuat yang kami pikir. Kami melakukan pekerjaan besar,” ujar Entrenador Spanyol Vicente del Bosque. Satu kesalahan Jerman lain adalah bermain terlalu defensif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah melangkah ke semifinal, Lahm dkk seolah takut kalah dan tidak berani mengambil risiko. Positifnya, anak muda Jerman masih memiliki banyak waktu untuk memperbaiki kesalahan mereka di masa depan. Dengan usia pemain yang rata-rata masih sangat muda, Mesut Oezil, Mueller, Sami Khedira, ataupun Lahm memiliki banyak kesempatan untuk mengubur kesalahan saat tampil di ajang-ajang besar, seperti Euro 2012 atau Piala Dunia 2014. Dengan rata-rata usia 25 tahun 299 hari, Der Panzer adalah tim termuda yang pernah ke semifinal setelah Yugoslavia pada 1962.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6118715755081211899-6827458066830025742?l=xuje.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://xuje.blogspot.com/feeds/6827458066830025742/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://xuje.blogspot.com/2010/07/pelajaran-dari-spanyol.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6118715755081211899/posts/default/6827458066830025742'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6118715755081211899/posts/default/6827458066830025742'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://xuje.blogspot.com/2010/07/pelajaran-dari-spanyol.html' title='Pelajaran dari Spanyol'/><author><name>Mesin Tempur</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_odKyNsKf998/TDHlyhSuUCI/AAAAAAAAAAM/pToCPEe6WFk/S220/A%401.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6118715755081211899.post-4477016771016154547</id><published>2010-07-09T07:03:00.001-07:00</published><updated>2010-07-09T07:03:56.478-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bebas'/><title type='text'>Loew Menanam Bibit Generasi Emas Der Panzer</title><content type='html'>JERMAN tak sepenuhnya gagal di Piala Dunia 2010. Sebaliknya, di Afrika Selatan (Afsel), Der Panzer mulai memperkenalkan generasi emasnya sebagai ancaman di masa mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara hasil, Jerman memang gagal meraih mahkota dunia. Namun, bermodal anakanak muda dalam skuadnya, Der Panzer harus berani mengatakan bahwa ini adalah kesuksesan yang tertunda. Itu karena pasukan Joachim Loew memiliki skuad muda yang langkahnya ke depan masih panjang. Fakta mengatakan, selain Ghana, Jerman merupakan tim yang mengusung barisan pemain dengan usia yang masih sangat belia, dengan rata-rata berumur 25,99 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usia ini hampir mendekati rata-rata umur generasi emas skuad Jerman (Barat) kala kampiun Euro 1972 (25,11 tahun). Kala itu, di tangan Der Trainer legendaris Helmut Schoen, Jerman percaya dengan anak muda. Selain mengusung bintang sekelas Franz Beckenbauer yang saat itu masih berusia 26 tahun, Schoen dengan percaya diri tak ragu memanggil wajah-wajah belia yang masih berusia 20 tahun seperti duo Bayern Muenchen, gelandang Uli Hoeness, dan defender Paul Breitner, serta Rainer Bonhof, midfielder milik Borussia Moenchengladbach.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, dalam skuadnya tak ada pemain yang berusia mencapai 30 tahun. Striker Johannes Lohr jadi pemain tertua dalam skuad dengan usia 29 tahun. Dengan skuad muda itu, generasi emas Der Panzer melanjutkan hegemoninya ke level yang lebih tinggi: Piala Dunia 1974. Main di tanah air sendiri, Schoen tak banyak mengubah the winning team-nya untuk bersaing dengan keindahan total football Belanda dan jogo bonito Brasil serta goyangan tango Argentina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya, Hoeness yang semakin matang di usia 22 tahun mampu mengimbangi kebintangan seniornya, Beckenbauer dan Gerd Mueller, untuk menjadi sebuah tim juara. Kini, jejak Schoen sepertinya diikuti Loew. Suksesor Juergen Klinsmann itu dengan berani menyingkirkan para pemain gaek sekelas Torsten Frings,Tim Borowski, dan Christoph Metzelder.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia lebih membuka kesempatan besar untuk wajah baru seperti Thomas Mueller, 20; Sami Khedira, 23; Mesut Oezil, 21; Toni Kross, 20; Holger Badstuber, 21; Marko Marin, 21; dan Jerome Boateng, 21. Bermodal anak muda, skuad Jerman masih bisa bertahan beberapa tahun ke depan. Dua tahun mendatang, Mueller dkk tentu akan semakin matang untuk mengejar podium utama Euro 2012.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, generasi emas itu bukan tak mungkin meraih puncak performanya pada Piala Dunia 2014 di Brasil. Jika terus percaya anak muda, sang ikon, Michael Ballack, yang tercoret karena cedera, pun bukan tak mungkin tercoret selamanya dalam timnas Jerman. Pasalnya, kehadiran bintang besar sepertinya bisa jadi malah merusak keharmonisan bibit generasi emas ini.Apalagi, indikasi penolakan Ballack dalam Der Panzer sudah mulai diembuskan sang kapten baru, Philipp Lahm.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6118715755081211899-4477016771016154547?l=xuje.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://xuje.blogspot.com/feeds/4477016771016154547/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://xuje.blogspot.com/2010/07/loew-menanam-bibit-generasi-emas-der.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6118715755081211899/posts/default/4477016771016154547'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6118715755081211899/posts/default/4477016771016154547'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://xuje.blogspot.com/2010/07/loew-menanam-bibit-generasi-emas-der.html' title='Loew Menanam Bibit Generasi Emas Der Panzer'/><author><name>Mesin Tempur</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_odKyNsKf998/TDHlyhSuUCI/AAAAAAAAAAM/pToCPEe6WFk/S220/A%401.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6118715755081211899.post-7346271334692496983</id><published>2010-07-08T13:19:00.000-07:00</published><updated>2010-07-08T13:22:03.913-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Sukses Spanyol Berimbas Global</title><content type='html'>Fans Spanyol merayakan kemenangan timnya setelah pertandingan semi-final antara Spanyol dan Jerman di Madrid kemarin. Menuru&lt;a href="http://grandong.com/"&gt; grandong&lt;/a&gt; bahwa Sukses Spanyol ke final Piala Dunia (PD) 2010 untuk pertama kali berdampak besar bagi rakyat negaranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Motivasi mereka keluar dari krisis ekonomi global kembali menggumpal. Euforia saat ini sedang menghinggapi publik Spanyol. Penyebabnya adalah tandukan bintang Spanyol asal Barcelona Carles Puyol ke gawang Jerman di menit ke-73 pada semifinal di Stadion Moses Mobhida,Durban,dini hari kemarin. Sebab, gol itu yang mengantar La Furia Roja –julukan Spanyoluntuk pertama kali melaju ke final Piala Dunia, setelah 80 tahun berkiprah di turnamen sepak bola paling elit di kolong langit ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, dalam 80 tahun sejarah turnamen sepak bola paling elite di kolong langit ini, Spanyol hanya bisa meraih peringkat 4 pada Piala Dunia 1950 di Brasil.Itupun mereka raih tanpa melalui semifinal, karena sistemnya masih menggunakan fase grup kedua.Spanyol hanya bisa lolos ke perebutan tempat ketiga setelah finis sebagai runner up fase grup kedua. Kini, tandukan Puyol bukan hanya jadi momentum di dunia sepak bola,tapi juga membangkitkan semangat seluruh rakyat Spanyol di semua bidang.Sukses ini disambut tsunami kegembiraan di setiap sudut Negeri Matadortersebut. Rakyat kembali tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ribuan orang turun ke jalan-jalan pusat kota Madrid dan kota besar Spanyol lainnya,sambil membawa berbagai atribut yang beraroma La Furia Roja. Momen kegembiraan ini sempat menghilang selama hampir setahun karena hantaman krisis ekonomi global yang melanda Spanyol. Pengangguran yang melonjak 20% atau tertinggi di Eropa,menampar semua sendi kehidupan negara itu. Situasi rakyat semakin sulit setelah pemerintah melakukan pemotongan gaji para pekerja. “Semangat rakyat Spanyol tumbuh kembali. Kami semua sangat bangga dengan hasil yang dicapai timnas.Ini adalah pelepas derita krisis ekonomi mengerikan yang diciptakan pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil ini mengangkat semangat kami untuk melewati krisis ini,” ujar Loria Alejandrez, seorang wanita pegawai negeri sipil di Madrid, seperti dikutip Reuters. Wajah muram dan ketidakpastian perekonomian tersebut seolah lenyap tersapu tandukan Puyol. Kegelisahan pun tenggelam oleh suara klakson mobil dan ledakan kembang api yang menghiasai langit Spanyol menyamput seremoni La Furia Roja di Afrika Selatan (Afsel). Rakyat mendapatkankan lagi sisi humanisnya. Nilai nasionalisme yang terkesan luntur oleh keterpurukan ekonomi dan perseteruan politik kembali berwarna. Rakyat kembali bangga dengan negara dan memakai bendera Spanyol sebagai jubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ekonom Universitas San Pablo Madrid Pedro Schwartz menjelaskan, kisi-kisi perbedaan telah menyatu. ”Kami semua kembali bersatu. Pasti ada perubahan ekonomi positif bila seluruh elemen negeri melakukannya bersama-sama. Bukannya terus-menerus berseteru,” terangnya. Gema kemenangan La Furia Roja memang sampai ke pelosok negeri. Sebab, laga itu juga ditonton 14 juta pengguna televisi kabel atau lebih dari 80% pemirsa. Bahkan, Perdana Menteri Spanyol Jose Luis Rodriguez Zapatero terlihat gugup saat menyaksikan laga tersebut bersama istri, dan anak perempuannya. ”Spanyol akhirnya berhasil mencapai prestasi bagus di sepak bola.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berpikir, ini adalah momen yang tepat untuk mengangkat kembali kepercayaan dan harga diri negara,” ujar Zapatero pada sebuah wawancara radio. Berikutnya, La Furia Roja akan menghadapi Belanda pada final di Stadion Soccer City, Johannesburg, Minggu (11/7) atau Senin (12/7) dini hari WIB. Potensi menyandingkan gelar Euro 2008 dengan trofi Piala Dunia 2010 ada di depan mata. Dengan organisasi permainan yang tertata rapih, plus diberkahi dengan bakat dan kejeniusan permainan setiap individunya, Spanyol punya kans menggapai apapun mimpi mereka. “Kami telah menunjukkan di momen besar bahwa kami bisa lebih berkembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini merupakan momen terbesar untuk Spanyol. Untuk kami, berada di final Piala Dunia adalah sejarah. Dan, kami ingin membuat sejarah yang lebih indah di final,” tutur striker Spanyol David Villa yang bersama playmaker Belanda Wesley Sneijder memuncaki daftar top skor dengan lima golnya. Namun, untuk bisa mengukir sejarah bangsanya,Villa dkk harus berebut kesempatan dengan Belanda. Meski lebih berpengalaman menembus final dua kali pada 1974 dan 1978, De Oranje masih belum kesampaian untuk jadi kampiun dunia. “Momen ini sudah kami tunggu selama 32 tahun.Tapi,kami tak bisa berhenti di sini. Kami harus menjalani satu pertandingan lagi,” ujar Pelatih Belanda Bert van Marwijk,dikutip Reuters.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Belanda,final kali ini tentu jadi kesempatan terbaik setelah sebelumnya selalu kandas di partai puncak dari tuan rumah.Padahal, di dua kesempatan sebelumnya itu, De Oranje memiliki tim yang dianggap terbaik sepanjang sejarah Belanda. “Kami kalah di final itu (1974 melawan Jerman Barat) ketika seharusnya kami memenanginya. Kami memiliki generasi unik saat itu, dan Johan Cruyff adalah pesepak bola terbaik yang pernah saya saksikan.Apa yang kami lakukan dalam dua tahun ini adalah membasmi rasa gampang puas, dan kepercayaan diri berlebih,” tandas Van Marwijk. Sementara itu, lalu lintas menjadi perhatian utama jelang digelarnya final antara Belanda versus Spanyol di Soccer City Stadium, Minggu (11/7).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhelatan final memang diprediksi akan menimbulkan kemacetan luar biasa, tidak saja di jalur menuju stadion, tapi juga beberapa tempat di Johannesburg. Ancaman kemacetan itu tidak saja disebabkan puluhan ribu fans yang datang langsung ke stadion, tapi juga karena banyaknya tamu negara yang direncanakan hadir di Stadion Soccer City. Selain Presiden Afsel Jacob Zuma, kabarnya ada 10 kepala negara akan datang menyaksikan partai bersejarah di Piala Dunia 2010. Pahlawan Afsel Nelson Mandela juga kemungkinan hadir di upacara penutupan, setelah di laga pembuka,peraih nobel perdamaian itu batal karena cicitnya, Zenani, meninggal dalam kecelakaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dinas transportasi mengimbau agar masyarakat di Johannesburg baik yang mau datang ke stadion atau berangkat bekerja dan melewati jalur-jalur suporter, untuk berangkat lebih awal dan menggunakan angkotan umum. “Pada upacara dan laga pembukaan, kami mengalami kemacetan luar biasa karena banyak yang menggunakan mobil pribadi.Akibatnya, banyak yang tidak bisa menyaksikan upacara pembukaan. Karena itu, di partai final dan penutupan, kami mengharapkan agar penonton dan warga sekitar memakai transportasi umum,” saran Bheki Nkosi dari Departemen Transportasi Gauteng. Laga final rencananya akan digelar pada pukul 20.30 waktu setempat (01.30 WIB). Sedangkan upacara penutupan dilakukan mulai 18.00 waktu setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski begitu, pemegang tiket diminta berangkat lebih awal ke stadion, karena pintu gerbang ke Stadion Soccer City sudah dibuka mulai pukul 14.00 waktu setempat. Selain itu, semua transportasi menuju stadion juga beroperasi lebih awal dari biasanya.Pengaturan zona lalu lintas sudah diberlakukan mulai 14.30.“Pemegang tiket diharapkan berangkat awal agar bisa menyaksikan upacara penutupan dan pertandingan final,” tambah Nkosi. Sedangkan fans yang tidak memiliki tiket dianjurkan datang ke fan fest dan tidak perlu ke area Stadion Soccer City. “Jika tidak memiliki alasan melakukan perjalanan melalui stadion, lebih baik menghindarinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petugas lalu lintas akan memeriksa kendaraan dengan teliti untuk memastikan bahwa setiap penumpang kendaraan memiliki tiket atau izin khusus dari FIFA,” tambah Wayne Minnaar, juru bicara Kepolisian Metro Johannesburg (JMPD). Pada perkembangan lain, tiket pertandingan laga final juga dipastikan sudah habis terjual.Terlihat di situs FIFA, bahwa semua kategori mulai I sampai III sudah diberi warna merah. Selain itu, bagianFIFA TicketingSalediSouthern City,Cape Town,tertulis tiket untuk laga final sudah habis terjual. Padahal, harga tiket final terbilang luar biasa mahal. Untuk kategori I, harga resmi adalah USD900 (Rp8.200.000).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan kategori II diberi harga USD600 (Rp5.500.000), dan kategori III USD400 (Rp3.600.000). Yang tersisa hanya tiket pertandingan perebutan tempat ketiga antara Uruguay melawan Jerman di Stadion Nelson Mandela Bay, Port Elizabeth, Sabtu (10/7) atau Minggu (11/7) dini hari WIB. Menurut &lt;a href="http://www.cililin.org/"&gt;Berita Utama&lt;/a&gt; bahwa Rilis resmi menyebutkan sampai kemarin (tadi malam) ada 2 ribuan tiket masih tersedia di semua kategori laga ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6118715755081211899-7346271334692496983?l=xuje.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://xuje.blogspot.com/feeds/7346271334692496983/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://xuje.blogspot.com/2010/07/sukses-spanyol-berimbas-global.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6118715755081211899/posts/default/7346271334692496983'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6118715755081211899/posts/default/7346271334692496983'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://xuje.blogspot.com/2010/07/sukses-spanyol-berimbas-global.html' title='Sukses Spanyol Berimbas Global'/><author><name>Mesin Tempur</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_odKyNsKf998/TDHlyhSuUCI/AAAAAAAAAAM/pToCPEe6WFk/S220/A%401.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6118715755081211899.post-3473006353758472762</id><published>2010-07-08T13:17:00.000-07:00</published><updated>2010-07-08T13:19:27.883-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bloging'/><title type='text'>Mantan KKP Muara Telang Ditangkap</title><content type='html'>Mantan Kepala Kantor Pos (KKP) Desa Muara Telang, Kabupaten Banyuasin, Andreas Tumani, 45, ditangkap penyidik Sat Tipikor Direktorat Reskrim Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersangka ditangkap di kediamannya, Perumahan Guru,Kecamatan Betung, Sabtu (3/7) sekitar pukul 20.45 Wib,terkait dugaan kasus tindak pidana korupsi uang bantuan langsung tunai (BLT) tahap kedua tahun 2008 sebesar Rp220 juta.Namun informasi penangkapan tersangka baru diungkap Polda Sumsel,kemarin. Berdasarkan hasil audit internal PT Pos Indonesia,pencairan dana BLT yang disalurkan tersangka ditemukan kerugian sebesar Rp5 miliar.Temuan penyelewengan itu diperkuat hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP)Provinsi Sumsel. Untuk menutupi kekurangan dana BLT yang disalurkan tersangka kepada masyarakat, tersangka akhirnya mengambil dana dari keuangan Kantor Pos Muara Telang sebesar Rp220 juta. Sebelum saya melanjutkan artikel ini, saya akan memberikan dukungan untuk sitemap kawan saya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ilmurayap.com/" title="ilmu rayap" target="_blank"&gt;ilmu rayap&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;script style="" src="http://www.abu-farhan.com/script/daftarisiblogger/blogtoc-min.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.ilmurayap.com/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;amp;alt=json-in-script&amp;amp;callback=loadtoc"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.kanghari.com/" title="Type Approval Indonesia" target="_blank"&gt;Type Approval Indonesia&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;script style="" src="http://www.abu-farhan.com/script/daftarisiblogger/blogtoc-min.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.kanghari.com/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;amp;alt=json-in-script&amp;amp;callback=loadtoc"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.nggokontes.com/" title="Nggo Kontes" target="_blank"&gt;Nggo Kontes&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;script style="" src="http://www.abu-farhan.com/script/daftarisiblogger/blogtoc-min.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.nggokontes.com/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;amp;alt=json-in-script&amp;amp;callback=loadtoc"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.seputarotomotif.info/" title="Berita Kita" target="_blank"&gt;Berita Kita&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;script style="" src="http://www.abu-farhan.com/script/daftarisiblogger/blogtoc-min.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.seputarotomotif.info/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;amp;alt=json-in-script&amp;amp;callback=loadtoc"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.seputartelekomunikasi.com/" title="Dunia Berita" target="_blank"&gt;Dunia Berita&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;script style="" src="http://www.abu-farhan.com/script/daftarisiblogger/blogtoc-min.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.seputartelekomunikasi.com/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;amp;alt=json-in-script&amp;amp;callback=loadtoc"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.hari.asia/" title="Hari™" target="_blank"&gt;Hari™&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;script style="" src="http://www.abu-farhan.com/script/daftarisiblogger/blogtoc-min.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.hari.asia/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;amp;alt=json-in-script&amp;amp;callback=loadtoc"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.banaspati.web.id/" title="Berita Terkini" target="_blank"&gt;Berita Terkini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;script style="" src="http://www.abu-farhan.com/script/daftarisiblogger/blogtoc-min.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.banaspati.web.id/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;amp;alt=json-in-script&amp;amp;callback=loadtoc"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.leak.web.id/" title="Leak"&gt;Leak&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;script style="" src="http://www.abu-farhan.com/script/daftarisiblogger/blogtoc-min.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.leak.web.id/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;amp;alt=json-in-script&amp;amp;callback=loadtoc"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.typeapproval.web.id/" title="Type Approval Partnership" target="_blank"&gt;Type Approval Partnership&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;script style="" src="http://www.abu-farhan.com/script/daftarisiblogger/blogtoc-min.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.typeapproval.web.id/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;amp;alt=json-in-script&amp;amp;callback=loadtoc"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.cililin.org/" title="Brita Utama" target="_blank"&gt;Brita Utama&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;script style="" src="http://www.abu-farhan.com/script/daftarisiblogger/blogtoc-min.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.cililin.org/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;amp;alt=json-in-script&amp;amp;callback=loadtoc"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.reuni17.com/" title="Reuni17" target="_blank"&gt;Reuni17&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;script style="" src="http://www.abu-farhan.com/script/daftarisiblogger/blogtoc-min.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.reuni17.com/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;amp;alt=json-in-script&amp;amp;callback=loadtoc"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://xipoq.blogspot.com/" title="Xipoq" target="_blank"&gt;Xipoq&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;script style="" src="http://www.abu-farhan.com/script/daftarisiblogger/blogtoc-min.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://xipoq.blogspot.com/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;amp;alt=json-in-script&amp;amp;callback=loadtoc"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://hariagustomo.blogspot.com/" title="Indonesia Type Approval" target="_blank"&gt;Indonesia Type Approval&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;script style="" src="http://www.abu-farhan.com/script/daftarisiblogger/blogtoc-min.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://hariagustomo.blogspot.com/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;amp;alt=json-in-script&amp;amp;callback=loadtoc"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.seo.bloggerblogspot.org/" title="SEO Blogger Blogspot" target="_blank"&gt;SEO Blogger Blogspot&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;script style="" src="http://www.abu-farhan.com/script/daftarisiblogger/blogtoc-min.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.seo.bloggerblogspot.org/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;amp;alt=json-in-script&amp;amp;callback=loadtoc"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.blog.grandong.com/" title="grandong blog" target="_blank"&gt;grandong blog&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;script style="" src="http://www.abu-farhan.com/script/daftarisiblogger/blogtoc-min.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.blog.grandong.com/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;amp;alt=json-in-script&amp;amp;callback=loadtoc"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.hari.eyeeagle.com/" title="Berita Terkini" target="_blank"&gt;Berita Terkini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;script style="" src="http://www.abu-farhan.com/script/daftarisiblogger/blogtoc-min.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.hari.eyeeagle.com/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;amp;alt=json-in-script&amp;amp;callback=loadtoc"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uang itu diambil dari penjualan benda-benda pos dan uang setoran rekening listrik masyarakat kepada PT PLN sebesar Rp170 juta. Direktur Direktorat Reskrim Polda Sumsel, Komisaris Besar Polisi (Kombespol) Raja Hariyono didampingi Kasat III Tipikor,Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Wira Satya Triputra Sik dan Panit I Kompol Ricard B Pakpahan mengatakan, penyelidikan kasus korupsi terhadap tersangka cukup cepat karena bukti dugaan korupsi cukup jelas. ”Saat tersangka masih menjabat KKP Muara Telang telah dilakukan audit internal PT Pos Indonesia Palembang sebanyak dua kali dan diperkuat hasil audit BPKP Sumsel,”ujar Raja kepada SI, kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Raja,hasil audit internal PT Pos Indonesia Palembang dan sesuai aturan yang ada, dana yang ada di kantor pos tidak boleh melebihi Rp10 juta. Jika ada kelebihan wajib disetorkan ke kas PT Pos Indonesia karena masuk dalam anggaran keuangan negara.Tetapi, oleh tersangka dana penyaluran BLT ternyata berlebihan. Sehingga, tersangka menutupinya dengan mengambil uang kas kantor pos dari hasil penjualan benda pos dan setoran listrik masyarakat ke kantor pos. ”Hal itu tidak boleh dilakukan dan pihak PT Pos Indonesia telah meminta tersangka mengembalikan uang yang telah dipakainya. Tetapi, instruksi yang ada tidak dihiraukan tersangka sehingga tersangka dipecat sebagai pegawai kantor pos,”jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mantan Karo Ops Polda Babel ini menjelaskan,setelah di PHK sebagai pegawai PT Pos Indonesia tersangka melarikan diri sehingga penyidik kehilangan jejak. ”Penyidik Tipikor belum mengeluarkan daftar pencarian orang (DPO) bagi tersangka dan penyidik terus melakukan penyelidikan mencari keberadaan tersangka mulai dari Sungai Lilin hingga Desa Jalur 19, tetapi tidak ada. Namun, hasil informasi warga tersangka akhirnya ditangkap,” terang Raja. Alumnus Akpol 1986 menambahkan, pihaknya masih melakukan penyidikan terhadap tersangka terkait dana BLT tahap kedua tahun 2008-2009 yang dikucurkan kepada Kantor Pos Muara Telang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena tersangka telah 25 tahun bertugas di PT Pos Indonesia dan sudah tiga kali melakukan pencairan dana BLT,tetapi baru kali ini melakukan penyimpangan. Mengenai adanya pihak lain yang terlibat,Raja menegaskan,di Kantor Pos Muara Telang itu hanya tersangka yang mengelola keuangan kantor dan penyaluran BLT.”Di kantor tersangka sebagai pimpinan dan hanya satu orang pegawai lainnya,sehingga semua keuangan kantor dan penyaluran BLT di tangan tersangka sendiri,” paparnya. Pantauan SI di lapangan, tersangka Andreas Tumani diperiksa penyidik di ruangan Kanit I Sat III Tipikor Dit Resrim Polda Sumsel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama pemeriksaan penyidik menanyakan seputar dana BLT yang membengkak hingga Rp220 juta sehingga mengakibatkan tersangka mengambil dana tunai dari kantor untuk menutupinya. Mirisnya ketika ditanya penyidik, tersangka mengaku sudah lupa dan tidak mengetahui lagi kenapa dana BLT yang disalurkan bisa membengkak sehingga terpakai dana dari kantor pos untuk menutupinya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6118715755081211899-3473006353758472762?l=xuje.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://xuje.blogspot.com/feeds/3473006353758472762/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://xuje.blogspot.com/2010/07/mantan-kkp-muara-telang-ditangkap.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6118715755081211899/posts/default/3473006353758472762'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6118715755081211899/posts/default/3473006353758472762'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://xuje.blogspot.com/2010/07/mantan-kkp-muara-telang-ditangkap.html' title='Mantan KKP Muara Telang Ditangkap'/><author><name>Mesin Tempur</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_odKyNsKf998/TDHlyhSuUCI/AAAAAAAAAAM/pToCPEe6WFk/S220/A%401.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6118715755081211899.post-291421603793667693</id><published>2010-07-05T10:58:00.000-07:00</published><updated>2010-07-05T11:00:05.893-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Update'/><title type='text'>Lebihi Target, Atlet Banyuasin Terima Bonus</title><content type='html'>Prestasi para atlet Kabupaten Banyuasin yang mampu mengantongi perolehan medali melebihi target yang ditetapkan pada Pekan Olahraga tingkat Provinsi (Porprov) Sumsel IX beberapa waktu lalu mendapat apresiasi Bupati Banyuasin Amiruddin Inoed. Setidaknya menurut &lt;a href="http://www.lautanindonesia.com/blog/dolpin"&gt;Dolpin&lt;/a&gt;, dalam acara ramah-tamah peringatan HUT ke-8 Kabupaten Banyuasin akhir pekan lalu, para atlet peraih medali mendapatkan bonus langsung dari Bupati Banyuasin. Ketua KONI Kabupaten Banyuasin Supron Nurozi mengungkapkan, perolehan prestasi atlet Banyuasin pada urutan ketiga setelah Kota Palembang dan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) memang menjadi target yang ditetapkan. “Porpov tahun sebelumnya, Banyuasin juga menempati posisi yang sama.Namun,yang menjadi prestasi kali ini,perolehan medali yang mampudiperolehatletBanyuasinlebihbanyak,” ungkapnya di sela-sela acara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Supron menjelaskan, Kabupaten Banyuasin menerapkan target perolehan dengan 24 medali emas, 17 medali perunggu, dan 15 medali perak. Sementara yang diperoleh para atlet yang murni atlet Banyuasin sebanyak 72 medali,terbagi atas 30 medali emas dan 18 medali perunggu. “Sebanyak 24 medali lainnya yang berhasil dikantongi yakni perak,”ujar Sapron. Sementara itu, Bupati Banyuasin Amiruddin Inoed mengatakan, perolehan medali oleh atlet Banyuasin memang merupakan prestasi yang membanggakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena menurut &lt;a href="http://xipoq.blogspot.com/"&gt;xipoq&lt;/a&gt;, jika dibandingkan dengan Kota Palembang dan Muba yang menduduki posisi di atas kabupaten Banyuasin,memang perolehan medali cukup jauh. Namun, setidaknya Kabupaten Banyuasin, yang masih berumur muda, ternyata mampu menunjukkan eksistensi dalam pengembangan olahraga di kabupaten.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6118715755081211899-291421603793667693?l=xuje.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://xuje.blogspot.com/feeds/291421603793667693/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://xuje.blogspot.com/2010/07/lebihi-target-atlet-banyuasin-terima.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6118715755081211899/posts/default/291421603793667693'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6118715755081211899/posts/default/291421603793667693'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://xuje.blogspot.com/2010/07/lebihi-target-atlet-banyuasin-terima.html' title='Lebihi Target, Atlet Banyuasin Terima Bonus'/><author><name>Mesin Tempur</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_odKyNsKf998/TDHlyhSuUCI/AAAAAAAAAAM/pToCPEe6WFk/S220/A%401.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6118715755081211899.post-7821464625249540662</id><published>2010-07-05T10:56:00.000-07:00</published><updated>2010-07-05T10:58:27.874-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Update'/><title type='text'>Deru Lebih Suka Jalur Independen</title><content type='html'>Dukungan partai besar sangat dibutuhkan untuk dapat mempertahankan jabatan dan kekuasaan. Karena itu, beberapa kepala daerah seakan berlomba untuk dapat menjadi pimpinan sebuah partai besar. Menurut &lt;a href="http://www.lautanindonesia.com/blog/dolpin"&gt;Dolpin&lt;/a&gt; bahwa Seperti menjadi Ketua DPRD Partai Demokrat Sumsel.Walaupun musyawarah daerah (musda) partai yang dibidani Presiden SBY ini baru akan digelar sekitar Agustus mendatang,beberapa nama pejabat disebut siap bertarung untuk menggantikan ketua DPD saat ini, A Djauhari. Sebut saja Wakil Gubernur Eddy Yusuf,Bupati OKU Timur Herman Deru,dan Bupati OKI Ishak Mekki. Namun, Bupati OKU Timur Herman Deru menyatakan tetap berupaya menjaga independensi dalam memimpin pemerintahan di OKU Timur. Hal itu di sampaikan Deru menanggapi adanya isu sejumlah kepala daerah akan ikut penjaringan Ketua DPD Partai Demokrat Sumsel pada musyawarah daerah Partai Demokrat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi, Deru tidak pernah aktif menjadi pengurus suatu parpol. Hal ini dilakukan untuk menjaga independensi sehingga bisa bergerak lebih bebas tanpa ada tekanan dari pihak mana pun. “Jadi pada dasarnya saya suka masuk jalur independen seperti putri saya Percha, yang terpilih sebagai anggota DPD RI dari jalur independen. Coba kalau Percha menjadi anggota DPD karena diusung salah satu parpol, tentu sebagai orang tua saya harus mempunyai perhatian lebih pada parpol tersebut,”kata Deru di Palembang kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu menurut &lt;a href="http://xipoq.blogspot.com/"&gt;xipoq&lt;/a&gt;, Ketua DPD Partai Demokrat Sumsel HA Djauhari mengakui, menjelang Musda Partai Demokrat bulan depan,sederet nama dari kalangan kepala daerah di Sumsel sudah melakukan komunikasi politik dengan dirinya selaku Ketua DPD Partai Demokrat Sumsel. Beberapa nama yang diperkirakan akan meramaikan calon ketua DPD Partai Demokrat Sumsel seperti Eddy Yusuf, Herman Deru,Ishak Mekki.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6118715755081211899-7821464625249540662?l=xuje.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://xuje.blogspot.com/feeds/7821464625249540662/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://xuje.blogspot.com/2010/07/deru-lebih-suka-jalur-independen.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6118715755081211899/posts/default/7821464625249540662'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6118715755081211899/posts/default/7821464625249540662'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://xuje.blogspot.com/2010/07/deru-lebih-suka-jalur-independen.html' title='Deru Lebih Suka Jalur Independen'/><author><name>Mesin Tempur</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_odKyNsKf998/TDHlyhSuUCI/AAAAAAAAAAM/pToCPEe6WFk/S220/A%401.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6118715755081211899.post-971806206082494597</id><published>2010-07-05T10:54:00.000-07:00</published><updated>2010-07-05T10:56:34.339-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bebas'/><title type='text'>Rp4 Miliar untuk Lampu Jalan</title><content type='html'>Sedikitnya 900 lampu jalan segera dipasang di tahun 2010 ini.Tak tanggung – tanggung, dana sebesar Rp4 miliar telah disiapkan untuk menghiasai kota Palembang dengan lampu jalan dan hias. Pemkot berdalih menurut &lt;a href="http://www.lautanindonesia.com/blog/dolpin"&gt;Dolpin&lt;/a&gt;, hal ini dilakukan sebagai bentuk pemerataan pemasangan lampu jalan yang banyak diusulkan warga. Kepala Dinas Penerangan Jalan dan Pemakaman (PJP) Kota Palembang Taufik Syakroni mengatakan, penambahan lampu jalan ini dilakukan karena banyaknya keluhan serta permintaan masyarakat agar dipasang lampu jalan. ”Kita telah melakukan survey sebelumnya.Ternyata memang harus dilaksanakan. Hanya saja,jumlah lampu yang dipasang jumlahnya lebih sedikit jika dibandingkan dengan 2009,”ujar Taufik kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia melanjutkan, pada tahun 2009 lalu jumlah lampu jalan yang dipasang mencapai 1.300 lampu. Di tahun 2010 ini sedikit menurun karena keterbatasan anggaran yang disetujui. Namun, dengan bertambahnya 900 lampu jalan ini, total lampu jalan di Palembang mencapai 17.000. Namun begitu, masih terdapat beberapa ruas jalan yang harus dipasang lampu. Khususnya, untuk kawasan-kawasan pinggiran yang saat ini masih belum ada penerangan di jalan.“Beberapa lokasi seperti Gandus,Sako dan kawasan perbatasan lainnya memang masih butuh penambahan lampu jalan. Untuk itu,perlu dilakukan penambahan secara bertahap tiap tahunnya,”paparnya. Sedangkan untuk lokasi pemasangan 900 lampu tersebut, sambung dia, akan disebar di beberapa wilayah kecamatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Semuanya dipasang di tempat-tempat yang belum punya penerangan jalan. Paling banyak di Kecamatan Seberang Ulu II.Karena disana memang masih cukup banyak membutuhkan tambahan lampu jalan,”ungkapnya. Meskipun demikian, Taufik mengakui,dengan adanya penambahan lampu ini akan menambah pengeluaran Pemkot Palembang dalam pembayaran biaya listriknya.“ Memang biaya per bulan untuk bayar listrik pasti akan bertambah lagi.Yang jelas, meski lampu jalannya banyak kita tetap akan lakukan penghematan,”katanya. Sementara untuk lampu hias, terang Taufik,kemungkinan akan diminimalisir. “Kita fokus ke penambahan lampu jalan di kawasan yang masih minim penerangan. Karena untuk lampu-lampu hias, sudah cukup banyak tahun lalu,” tukasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terpisah,Wali Kota Palembang Eddy Santana Putra menjelaskan, penambahan lampu jalan ini memang sudah menjadi program dari Pemkot Palembang.“Ini juga untuk masyarakat, karena kalau tidak ada lampu jalan,masyarakat akan terganggu aktifitasnya.Tapi, tahun ini memang tidak terlalu banyak jika dibanding tahun lalu. Yang pasti, kita prioritaskan di kawasan-kawasan yang jalannya masih gelap,”tegasnya. Dengan ditambahnya penerangan tersebut, berarti akan semakin banyaknya ruas jalan di kota Palembang yang harus diberikan penerangan jalan. ”Dampak positifnya tentu saja hampir semua sudut kota Palembang sudah mendapat penerangan lampu jalan, terutama pada malam hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja, kita harus semakin mencari solusi efisiensi untuk menghemat anggaran tagihan lampu tersebut,”tandasnya. Untuk itu, lanjut dia, dibeberapa titik yang dirasakan tidak perlu menggunakan lampu jalan, akan dimatikan. ”Kita sudah melakukan survey dibeberapa titik yang memang kita rasakan dapat kita atur penerangannya. Kita juga tetap menggunakan sistem meteralisasi sehingga kita dapat mengontrol penggunaan lampu tersebut, menurut&lt;a href="http://xipoq.blogspot.com/"&gt; xipoq&lt;/a&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6118715755081211899-971806206082494597?l=xuje.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://xuje.blogspot.com/feeds/971806206082494597/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://xuje.blogspot.com/2010/07/rp4-miliar-untuk-lampu-jalan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6118715755081211899/posts/default/971806206082494597'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6118715755081211899/posts/default/971806206082494597'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://xuje.blogspot.com/2010/07/rp4-miliar-untuk-lampu-jalan.html' title='Rp4 Miliar untuk Lampu Jalan'/><author><name>Mesin Tempur</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_odKyNsKf998/TDHlyhSuUCI/AAAAAAAAAAM/pToCPEe6WFk/S220/A%401.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6118715755081211899.post-2054942092534744696</id><published>2010-07-05T10:53:00.000-07:00</published><updated>2010-07-05T10:54:56.501-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bebas'/><title type='text'>Sekolah Elite atau Sekolah Gratis?</title><content type='html'>Pendidikan memang kebutuhan yang tak terpisahkan di kehidupan masyarakat saat ini.Dengan pendidikan diharapkan mampu mengubah hidup ke arah yang lebih baik. Menurut &lt;a href="http://www.lautanindonesia.com/blog/dolpin"&gt;Dolpin&lt;/a&gt; bahwa Dengan pendidikan juga diharapkan akan tercapai cita-cita.Namun, terkadang pendidikan juga yang menggelamkan sejuta angan-angan. Betapa tidak, untuk mendapatkan pendidikan yang layak dan berkualitas, dibutuhkan biaya selangit. Karena itu,muncul anggapan lembaga pendidikan yang diyakini memberikan mutu pendidikan yang baik hanya untuk kalangan berduit. Apalagi, tidak semua sekolah, dari SD hingga SMA,di Sumsel menerapkan program sekolah gratis yang diprakarsai Pemerintah Provinsi Sumsel, yang mulai berjalan sejak tahun pelajaran 2009. Ada beberapa sekolah yang menolak uang negara dan masih memungut biaya dari orang tua siswanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ironisnya, untuk Kota Palembang, sejumlah sekolah yang menolak menjalankan program tersebut dapat dikategorikan sekolah elite.Untuk tingkat SMA di antaranya SMA Kusuma Bangsa (Kumbang), SMA Lifeskill Teknologi Informasi Indo Global Mandiri (SMA LTI IGM), dan SMA Yayasan IBA. Sedangkan tingkat SMP yaitu SMP Kusuma Bangsa (Kumbang),SMP Al Furqon,SMP Al Husnah,SMP Bina Bangsa,SMP Izzudin,SMP IGM, SMP Yayasan IBA,dan SMP Khosanah. Kemudian, untuk tingkat SD, dari 354 SD di Palembang,13 di antaranya menyatakan tidak menerapkan sekolah gratis.Sekolah tersebut adalah SD Azzahra Izzudin Bina Ilmi, SD Agatha Khozana IPPEKA,SD IBA,SD Kartika 21,SD Kartika 23,SD Xaverius 7,SD Bina Bangsa,SD Palm Kids,SD Harapan Mulia, SD Muhammadiyah 6, SD Muhammadiyah 14,SD Pante Kosta, dan SD Paramount.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua tim sekolah gratis Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Palembang Hernawati mengatakan, sekolah-sekolah tersebut memang sudah menyatakan menolak program pendidikan gratis dari pemerintah.“Penolakan mereka disertai dengan surat keterangan dari orang tua siswa yang tergabung dalam komite sekolah, jadi bukan hanya diputuskan kepala sekolah atau pengelola yayasan lembaga pendidikan tersebut,” ungkapnya. Padahal,dana sekolah gratis dapat dicairkan oleh pihak sekolah setiap triwulan. Namun, untuk 2010, dana tersebut langsung cair untuk dua triwulan, yaitu periode Januari–Juni. Untuk periode Januari–Juni 2010, total dana yang dicairkan yaitu,SD Rp5.416.344.00, madrasah ibtidaiyah (MI) Rp 667.188.000,SMP Rp4.538.880.000, MTs Rp245.580.000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk tingkat SMA Rp22.318.650.000, SMK Rp12.122.190.000, dan untuk MA Rp1.342.350.000. “Kalau untuk SMK, MA dan MTs,tidak ada sekolah yang menolak dana sekolah gratis,baik negeri maupun swasta,”ungkapnya. Dia mengatakan, Pemerintah Kota Palembang menyediakan dana sharing untuk sekolah gratis sesuai kesepakatan dengan pihak Pemprov Sumsel.“Tahun ini untuk tingkat SD besarnya Rp2.000,SMP Rp2.000, dan SMA sebesar Rp2.500 tiap siswa,”ungkapnya. Namun menurutnya, dana sharing tersebut hanya diperuntukkan kepada para siswa sekolah swasta.Sedangkan sekolah negeri tidak tersedia dana sharing dari Pemkot Palembang karena semua dianggarkan Pemprov Sumsel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali pada sekolah yang tak menerapkan sekolah gratis. Informasi yang berhasil dihimpun SI menyebutkan, biaya masuk dan biaya bulanan di sekolah yang menolak program dana sekolah gratis mencapai angka belasan juta, dengan biaya per bulan berkisar antara Rp300.000–Rp1,5 juta per bulan. Sebut saja Yayasan Harapan Mulia yang menyelenggarakan pendidikan tingkat playgroup dan sekolah dasar Islam terpadu (SDIT). Misalnya untuk playgroup, calon siswa baru yang ingin mendaftar di sekolah tersebut harus membayar Rp7.355.000 dan Rp7.915.000 untuk biaya masuk sekolah dasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Bagian Tata Usaha SDIT Harapan Mulia Endang Fitriani mengatakan, uang pendaftaran tersebut terdiri atas empat item penggunaan, yaitu biaya pendaftaran sebesar Rp6.400.000,baju seragam 4 setel Rp840.000,satu setel jas Rp300.000, dan SPP untuk Juli sebesar Rp375.000. jadi, totalnya Rp7.915.000 per siswa. “Uang tersebut bisa dicicil,namun harus dilunasi sebelum semester pertama berlangsung,”ujarnya. Menurut dia, SD Harapan Mulia termasuk salah satu SD di Palembang yang menolak program bantuan sekolah gratis.Tingginya biaya yang harus dibayar orang tua calon siswa tersebut sudah menjadi kesepakatan pihak yayasan dan penyelenggara sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kita tidak mengisyaratkan kalau yang sekolah di sini harus orang kaya, siapa pun boleh sekolah di sini, asalkan bisa membayar biaya yang kami sebutkan tadi,”sebutnya. Selain Harapan Mulia, salah satu sekolah yang masuk dalam jajaran sekolah elite di Palembang adalah SD dan SMP Al Furqon, yang juga menerapkan pola pendidikan Islam terpadu.Untuk masuk ke sekolah tersebut,para orang tua harus merogoh kocek hingga Rp11 juta untuk tingkat SD dan Rp15 juta untuk tingkat SMP. Direktur Al Furqon Emil Rosmali saat dikonfirmasi,membenarkan besarnya uang yang harus dibayar tersebut sudah menjadi kesepakatan dan aturan yang disetujui pihak yayasan penyelenggara pendidikan islam terpadu tersebut. “Tahun ini kita menerima siswa baru untuk tingkat SD sebanyak 120 orang serta untuk tingkat SMP sebagai 90 orang,”katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biaya pendidikan per bulan di sekolah tersebut sebesar Rp600.000 untuk tingkat SD dan SMP Rp750.000.Sedangkan untuk siswa SMP yang belajar full day, pihaknya memungut bayaran Rp1,5 juta per bulan. “Kalau rincian penggunaan uang pendaftaran saya lupa,”kilahnya. Sebagai salah satu lembaga pendidikan yang memungut biaya yang tergolong “menakjubkan”, Emil Rosmali mengatakan,hal tersebut sesuai dengan pelayanan yang mereka berikan kepada peserta didik. Dia juga menolak jika lembaga pendidikannya dikatakan menolak program sekolah gratis dari Pemprov Sumsel.“Misi kita memberikan pelayanan terbaik kepada peserta didik,” tukasnya yang enggan menyebutkan jenis layanan yang dimaksudkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah lain yang menolak program sekolah gratis adalah SD plus serta SMP dan SMA Lifeskill Teknologi Informatika Indo Global Mandiri (LTI IGM). Sekolah tersebut memasang tarif pendaftaran untuk SD sebesar Rp250.000,SMP Rp300.000, dan SMA Rp300.000. “Itu baru uang pendaftaran saja mas,belum masuk ke administrasi atau biaya yang lain,” ujar Heru Winarko, Staf Promo Eksternal SMA LTI IGM. Selain itu, untuk SMP, biaya awal yang harus dibayar sebesar Rp1.400.000 dan SMA Rp1.500.000, yang diperuntukkan biaya sekolah bulan Juli, 4 setel pakaian seragam sekolah, paket pembelajaran 1 tahun,ID card,asuransi, serta biaya outbound dan kunjungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Biaya tadi di luar uang pembangunan,namun untuk uang pembangunan bisa dicicil dalam tiga tahap,”paparnya. Besaran uang pembangunan di sekolah yang bernaung di bawah yayasan yang dimiliki Ketua DPR RI Marzuki Alie tersebut,untuk SD sebesar Rp12.000.000, SMP Rp11.000.000, dan SMA Rp12.500.000. “Kalau biaya bulanan atau SPP per bulannya, SD Rp750.000, SMP Rp800.000, dan SMA Rp1.000.000.Tapi kalau untuk SMP kelas rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI) biaya per bulannya Rp1.000.000,”tandasnya. Besarnya biaya sekolah di Jalan Kolonel H Burlian Km 9,5,Palembang tersebut,menurut dia, sesuai dengan fasilitas yang didapat para peserta didik dan pola belajar yang diterapkan di sekolah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Belajarnya pukul 07.00–16.00 WIB,ada lagi materi tambahan berupa pelajaran teknologi informasi, serta fasilitas yang ada di sini,” tukasnya. Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Kadisdikpora) Kota Palembang Reza Fahlevi mengatakan, tingginya biaya pendaftaran di beberapa sekolah swasta di Palembang tersebut sudah merupakan kesepakatan pihak yayasan penyelenggara, komite sekolah dan penyelenggara pendidikan.Jadi, tidak bisa dikatakan jika tingginya biaya tersebut menimbulkan masalah. “Itu sudah kesepakatan dan orang tuanya mampu, kalaupun ada protes dari para orang tua,pasti pihak yayasan akan meninjau ulang, tapi sejauh ini kita belum menerima laporan atau keluhan tersebut,”ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait adanya penolakan beberapa sekolah swasta terhadap program sekolah gratis, Reza menekankan, itu juga sudah menjadi kesepakatan antara pihak orang tua dan pihak yayasan. “Jumlah yang mereka bayar mungkin sudah sebanding dengan apa yang anakanak mereka dapatkan selama di sekolah tersebut, jadi sah-sah saja mereka menolak dan memungut bayaran selama tidak dipermasalahkan oleh para orang tua,” tandasnya. Dia mengatakan, Disdikpora sudah mengimbau pihak sekolah tersebut untuk menyesuaikan jumlah yang harus dibayar para orang tua dengan pelayanan dan kualitas yang didapat para peserta didik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia enggan mengatakan ada orientasi bisnis di pengelolaan pendidikan tersebut.“Kita tidak bisa mengatakan ada bisnis di sistem tersebut, selama apa yang mereka dapatkan dan berapa yang harus mereka bayar seimbang,”tukasnya. Selain itu,saat penerimaan dan pendaftaran siswa baru, para pengelola sekolah tersebut sudah melakukan sosialisasi ke masyarakat, termasuk menyertakan jumlah yang harus dibayar saat mereka mendaftar.Jadi,menurut dia,tidak ada unsur pemaksaan di sistem pendidikan yang diterapkan di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut &lt;a href="http://xipoq.blogspot.com/"&gt;xipoq&lt;/a&gt; Kalau mereka tidak sanggup dan tidak ingin menyekolahkan anak-anak mereka ke sana, jelas mereka tidak akan datang dan mendaftar, kalau masih ada yang mendaftar, berarti mereka sanggup dan tidak mempermasalahkan berapa jumlah yang harus dibayar.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6118715755081211899-2054942092534744696?l=xuje.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://xuje.blogspot.com/feeds/2054942092534744696/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://xuje.blogspot.com/2010/07/sekolah-elite-atau-sekolah-gratis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6118715755081211899/posts/default/2054942092534744696'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6118715755081211899/posts/default/2054942092534744696'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://xuje.blogspot.com/2010/07/sekolah-elite-atau-sekolah-gratis.html' title='Sekolah Elite atau Sekolah Gratis?'/><author><name>Mesin Tempur</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_odKyNsKf998/TDHlyhSuUCI/AAAAAAAAAAM/pToCPEe6WFk/S220/A%401.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6118715755081211899.post-2131159006574298707</id><published>2010-07-05T10:51:00.000-07:00</published><updated>2010-07-05T10:52:46.790-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Berkualitas Tak Harus Mahal</title><content type='html'>PENDIDIKAN yang berkualitas tak selalu mahal karena pendidikan merupakan hak semua masyarakat tanpa memandang strata sosial. Menuru &lt;a href="http://www.lautanindonesia.com/blog/dolpin"&gt;Dolpin&lt;/a&gt; bahwa Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Nasional Provinsi Sumsel Ade Karyana melalui Kepala Bidang (Kabid) Dikmenti Dinas Diknas Sumsel Widodo di DPRD Sumsel menyusul mahalnya pendidikan di beberapa sekolah di Indonesia. Widodo menjelaskan,Pemerintah Provinsi Sumsel sudah membuat terobosan,yakni membuat kebijakan pendidikan gratis di Sumsel untuk melindungi anak usia sekolah dari ketidakmampuan dalam mengenyam pendidikan yang layak. “Pendidikan memang mahal, untuk itu Pemerintah Provinsi Sumsel menggratiskan biaya pendidikan di Sumsel agar semua anak bisa mendapatkan pendidikan, jadi tak ada alasan lagi untuk tak menyekolahkan anak,”ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menanggapi adanya sekolahsekolah yang memungut biaya tinggi, Widodo mengatakan, hal tersebut hanya di perbolehkan untuk sekolah bertaraf internasional (SBI) dan sekolah rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI). “Untuk (memungut biaya lebih) itu harus ada SK-nya, itu kalau ngaku (SBI atau RSBI) saja tidak bisa,” jelas Widodo. Sebenarnya, kata dia, konsep pendidikan gratis tak bertolak belakang dengan sistem pendidikan internasional yang ada di sekolah bertaraf internasional. Jadi, kalau ada sekolah yang mengantongi SK SRBI dan SBI, tak dipermasalahkan memungut biaya untuk menunjang sekolah itu, sepanjang sesuai aturan di pemerintah kabupaten/ kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ada anak yang membutuhkan akselerasi pendidikan, mereka tentu membutuhkan ruang untuk itu di sekolah bertaraf internasional. Memang harus membayar mahal, tapi tak lantas mereka yang punya kecerdasan tak bisa sekolah di sana,karena pemerintah dan pihak swasta ada yang memberikan beasiswa bagi siswa yang kurang mampu tapi berprestasi,”katanya. Dia menjelaskan,SBI memiliki sejumlah kriteria antara lain memiliki kurikulum berstandar internasional, fasilitas teknologi informasi, memiliki guru dengan kualifikasi S-2, serta syarat lain yang menunjang kurikulum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dinas Diknas Sumsel juga berencana mengaudit kembali standar sekolah yang mengklaim sekolah bertaraf internasional. “Sebenarnya bisa saja sekolah itu turun levelnya, kalau kurang memenuhi standar yang ditetapkan. Di Sumsel sendiri ada beberapa sekolah berstandar internasional, baik swasta maupun negeri,“ paparnya. Sementara itu,kalangan DPRD Sumsel menyoroti realisasi pelaksanaan sekolah gratis yang dicanangkan Gubernur Sumsel tahun 2009 yang sudah memasuki tahun kedua. Wakil Ketua DPRD Sumsel A Djauhari menilai program sekolah gratis masih tak sesuai harapan masyarakat.Dia meminta program yang ditujukan untuk masyarakat Sumsel ini terus dievaluasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pasalnya, hingga saat ini laporan terus masuk dari masyarakat ke DPRD Sumsel tentang banyaknya pungutan liar (pungli) saat masuk ke sekolah, khususnya sekolah yang menjadi favorit. Mereka mengadu masih ada oknum yang menarik pungutan untuk masuk sekolah,”sebutnya. Namun, Djauhari tidak mengungkapkan seberapa banyak laporan yang masuk ke DPRD Sumsel terkait pungutan liar tersebut. Menurut dia, pungutan tidak jelas tersebut terjadi mulai level SD, SMP,hingga SMA.“Pungli tersebut ditarik dengan biaya yang tidak standar untuk masuk sekolah sering kali memberatkan orang tua siswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah ini bukan rahasia umum lagi, bahkan ada yang melapor sudah diminta tarikan biaya masuk sekolah sebesar Rp4 juta,” bebernya Sebenarnya, kata Djauhari, fenomena ini bisa saja diantisipasi, asal orang tua murid tidak memberi peluang oknum untuk melakukan pungutan liar.“Orang tua juga jangan memberi kesempatan pada oknum, harusnya orang tua percaya kemampuan anak daripada harus menyogok untuk masuk sekolah tertentu,”tandasnya. Politikus Demokrat ini menilai kepala daerah boleh-boleh saja mengeluarkan program, tetapi pengawasan yang dilakukan harus tepat dan tidak boleh ada penyimpangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seharusnya menurut &lt;a href="http://xipoq.blogspot.com/"&gt;xipoq&lt;/a&gt;, pihak sekolah juga lebih mengutamakan kualitas anak didik dan tidak melakukan pungli. Ia mengharapkan, aparat hukum ikut berperan untuk mengurangi potensi terjadinya pelanggaran hukum, seperti jual beli bangku saat penerimaan siswa baru (PSB).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6118715755081211899-2131159006574298707?l=xuje.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://xuje.blogspot.com/feeds/2131159006574298707/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://xuje.blogspot.com/2010/07/berkualitas-tak-harus-mahal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6118715755081211899/posts/default/2131159006574298707'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6118715755081211899/posts/default/2131159006574298707'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://xuje.blogspot.com/2010/07/berkualitas-tak-harus-mahal.html' title='Berkualitas Tak Harus Mahal'/><author><name>Mesin Tempur</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_odKyNsKf998/TDHlyhSuUCI/AAAAAAAAAAM/pToCPEe6WFk/S220/A%401.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6118715755081211899.post-44945786785573804</id><published>2010-07-05T10:49:00.000-07:00</published><updated>2010-07-05T10:51:13.879-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Biaya Sekolah Elite Sebanding Fasilitas</title><content type='html'>Menurut &lt;a href="http://www.lautanindonesia.com/blog/dolpin"&gt;Dolpin&lt;/a&gt; bahwa Di masyarakat terus berkembang sekolah berkualitas sebanding dengan biaya. Karena itu,muncul anggapan sekolah yang baik hanyalah sekolah elite dengan biaya yang tak mungkin terjangkau bagi sebagian warga. Pengamat pendidikan dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Raden Fatah Palembang Prof Dr Abdullah Idi berpendapat, masyarakat jangan berkecil hati, meski anaknya tidak masuk ke sekolah elite. “Yang membedakan hanya pembiayaan dan pelayanan yang diberikan oleh penyelenggara pendidikan di sekolah elite saja,kalau kesempatan dan peluang kerja,saya yakin sama,”jelasnya. Menurut dia,masyarakat sudah bisa melihat pelayanan yang diberikan pengelola pendidikan dengan biaya yang mahal, dengan sarana dan pola pendidikan di sekolah dengan sistem pembiayaan gratis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah hal yang wajar jika pihak pengelola memungut biaya yang tinggi kepada para orang tua atau wali siswa, karena jaminan pelayanan pendidikan dan sarana yang disediakan untuk peserta didik berimbang dengan biaya yang harus dibayar. “Pihak penyelenggara jelas akan menjaga kualitas pelayanan dan citra pendidikan, kalau pelayanan yang diberikan tidak berimbang atau pola pendidikan yang diterapkan dengan sekolah yang biasa, jelas sekolah tersebut tidak akan diminati, dan tidak ada yang mendaftar,”katanya. Anggota Dewan Pendidikan Sumsel ini mengatakan, besarnya biaya sekolah elite,terutama di Palembang, kelihatannya tidak dipermasalahkan para orang tua siswa di sekolah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini berarti para orang tua siswa yakin dengan kualitas pendidikan yang didapat anak-anak mereka. “Pemerintah cukup adil dalam menyelenggarakan pendidikan di Sumsel.Semua anak usia sekolah mendapatkan kesempatan dan hak untuk sekolah, baik di negeri ataupun swasta, kalaupun ada orang tua yang memiliki budget yang cukup untuk menyekolahkan anak-anaknya dengan pelayanan yang lebih, itu sah-sah saja,” urainya. Meskipun terdapat perbedaan yang mencolok dari segi pembiayaan antara sekolah elite dan sekolah umum dengan biaya gratis yang disediakan pemerintah, peluang kerja dan kesempatan berkarier bagi para lulusan di sekolah yang berbeda dalam segi biaya tersebut tetaplah sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau kesempatan kerja, sepertinya sama, karena belum ada jaminan sekolah elite akan langsung diterima dan bekerja di lembaga pemerintah atau swasta. Namun, tidak bisa dipungkiri, pencapaian nilai akhir saat ujian nasional (UN) mayoritas diraih siswa dari sekolah elite,”ungkapnya. Selain itu, selain sarana dan prasarana yang disediakan memang harus seimbang dengan besarnya iuran saat masuk dan biaya bulanan, kualitas tenaga pengajar di sekolah tersebut haruslah tenaga pengajar dengan kualitas yang memang sudah teruji. “Korelasinya harus berimbang, antara biaya pendidikan, sarana dan sumber daya manusia yang mengajar di sekolah tersebut, karena kalau ada yang kurang atau ada kejanggalan, jelas akan ada reaksi dari siswa dan orang tuanya,” tukasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terpisah,Kepala Sekolah SMP Lifeskill Teknologi Informasi Indo Global Mandiri (SMP LTI IGM) Sartika mengatakan, besaran biaya yang dikeluarkan orang tua siswa di sekolah tersebut sudah sebanding dengan pelayanan yang mereka berikan. “Kami memang tidak menerima dana BOS dan sekolah gratis,karena status sekolah kami sudah rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI). Jadi memang ada aturan untuk memungut uang pembangunan dan biaya bulanan,” katanya. Besarnya biaya yang dibebankan kepada orang tua siswa di sekolah tersebut tidak akan dipermasalahkan para orang tua. Sebab, fasilitas dan pelayanan di sekolah tersebut sudah pantas dengan biaya yang dikeluarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Di sekolah kami tiap kelas dilengkapi dengan fasilitas pendingin udara (AC), proyektor, perangkat informasi teknologi (IT), serta tenaga pengajar yang andal di bidang studi masing- masing,”paparnya. Kualitas guru yang harus mengajar di sekolah tersebut memiliki kriteria khusus. Salah satunya harus menguasai bahasa Inggris dengan pembuktian nilai TOEFL minimal 400 untuk guru nonbahasa Inggris serta minimal 500 untuk guru bahasa Inggris. Selain itu, semua guru harus menguasai teknologi informasi dan komputerisasi. Selain itu,jam pelajaran yang diberikan juga lebih maksimal dengan jam belajar dari pukul 07.00–16.00 WIB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau menurut &lt;a href="http://xipoq.blogspot.com/"&gt;xipoq&lt;/a&gt;, meskipun biaya yang dikeluarkan besar, jumlah biaya yang mereka bayar tidak terlalu berarti, apalagi mereka (orang tua) memang mampu untuk membayarnya,”tandasnya. Selain itu, nilai uang yang diterima para guru yang mengajar di sekolah tersebut, lebih besar dari guru non-PNS yang mengajar di sekolah biasa. Gaji yang diterima oleh guru di sekolah tersebut, berkisar antara Rp1,5 juta–Rp3 juta per bulan.“Jumlah tersebut mereka terima bersih, di luar uang makan harian, karena mereka mendapatkan jatah makan siang di sekolah,” ungkapnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6118715755081211899-44945786785573804?l=xuje.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://xuje.blogspot.com/feeds/44945786785573804/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://xuje.blogspot.com/2010/07/biaya-sekolah-elite-sebanding-fasilitas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6118715755081211899/posts/default/44945786785573804'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6118715755081211899/posts/default/44945786785573804'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://xuje.blogspot.com/2010/07/biaya-sekolah-elite-sebanding-fasilitas.html' title='Biaya Sekolah Elite Sebanding Fasilitas'/><author><name>Mesin Tempur</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_odKyNsKf998/TDHlyhSuUCI/AAAAAAAAAAM/pToCPEe6WFk/S220/A%401.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6118715755081211899.post-4837030960893291350</id><published>2010-07-05T10:45:00.000-07:00</published><updated>2010-07-05T10:47:24.891-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bloging'/><title type='text'>Tak Terbayangkan Masuk Sekolah Elite</title><content type='html'>Tak pernah terbayang di benak Melani,gadis kelahiran Palembang 17 tahun lalu ini,jika dia akan meraih nilai tertinggi untuk jurusan ilmu pengetahuan alam (IPA) dari seluruh peserta ujian nasional (UN) tahun 2010, tingkat SMA se-Sumatera Selatan, menurut informasi yang diterima &lt;a href="http://www.lautanindonesia.com/blog/dolpin"&gt;Dolpin&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NILAI yang berhasil diraih alumnus SMA Negeri Plus 17 Palembang ini jauh di atas rata-rata standar nilai sebagai syarat kelulusan UN tingkat SMA tahun 2010. Jumlah nilai yang diraih anak ke 3 dari 5 bersaudara ini yaitu 56,80 untuk enam mata pelajaran yang diujikan di jurusan IPA. Bahkan, untuk mata ujian matematika, dia mendapatkan nilai 10,sedangkan bahasa Indonesia 9,2,bahasa Inggris 9,6, Fisika 9,75,Kimia 9,25,Biologi 9,0.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya juga tidak menyangka kalau nilai yang saya raih tertinggi di Sumsel, karena saya nggak ada tips atau persiapan khusus, hanya belajar seperti biasa,”tuturnya. Berkat prestasi yang diraihnya, buah hati pasangan Heng Kok Weng dan Nurjanah ini diterima pada Program Studi Kedokteran Umum, Fakultas Kedokteran, Universitas Sriwijaya (Unsri). “Kalau waktu daftar ulang di Unsri kemarin,tidak bayar sama sekali, nggak tau kalau nanti, mungkin ada yang harus dibayar,”ucapnya tersenyum. Lucunya, cewek manis ini mengaku tidak terlalu paham dengan jenis beasiswa yang diterimanya, yaitu program bidik misi.Beasiswa tersebut hanya diperuntukkan bagi calon mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengaku tidak mengetahui banyak tentang apa yang dia dapatkan dari beasiswa tersebut.Padahal, setiap bulan,penerima beasiswa tersebut mendapatkan uang saku dari kampusnya serta tidak membayar selama menempuh studi di sana.“Jadi bidik misi itu mahasiswanya dapat uang belanja bulanan ya mas,jujur saya nggak tau selama ini, karena yang saya dengar hanya dapat beasiswa dan kuliah nggakbayar,”ungkapnya. Pemilik kulit putih dan berulang tahun setiap 27 Mei ini mengaku, selama dia menjadi siswa di SMA Negeri Plus 17 Palembang,tidak satu rupiah pun yang dikeluarkan untuk biaya sekolah,termasuk biaya makan selama dirinya tinggal di asrama sekolah saat duduk di kelas IX.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau kelas XI dan XII, saya tidak tinggal di asrama,paling butuh uang untuk ongkos dan jajan di rumah, kalau di sekolah semuanya gratis,”ungkapnya. Peraih juara dua olimpiade MIPA gelaran Himpunan Mahasiswa Kimia Unsri untuk tingkat SMA se-Sumsel pada Februari 2010 ini mengaku,awalnya orang tuanya tidak yakin anaknya akan diterima di SMA Negeri 17 plus Palembang karena alasan biaya.Orang tuanya sadar,dengan penghasilan sebagai buruh kasar,jauh dari cukup untuk membayar uang masuk di sekolah tersebut yang kala itu paling kecil nilainya Rp5 juta.Apalagi, saat itu ayahnya sudah mulai sakit-sakitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tapi saya berani meyakinkan orang tua saya,bahwa saya mampu untuk sekolah di sana, karena pihak sekolah sudah mengatakan dapat beasiswa dan tidak harus bayar uang masuk dan biaya per bulan,” ungkapnya. Wakil Indonesia dalam pertandingan catur tingkat Asia ini mengaku, selama menjadi siswa di SMA Negeri 17 Plus Palembang,dia hanya belajar seperti biasa,sama dengan siswa lainnya.Hanya,dia mengaku memang menyukai buku-buku jenis eksak,seperti buku kimia dan fisika. “Selama di SMA, paling habis (keluar) uang sekitar Rp200.000 untuk beli buku-buku pelajaran tambahan,itu pun sudah kelas tiga kemarin, kalau kelas satu dan dua, dapat buku dari sekolah,”sebutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan banyaknya prestasi yang diraihnya, tidak menjadikan cewek berdarah Tionghoa ini menjadi sombong dan tinggi hati.Apalagi, secara ekonomi dirinya berasal dari keluarga kurang mampu. “Orang tua saya yang laki-laki sudah tidak bisa mencari nafkah karena sakit yang dideritanya, beruntung kedua kakak saya sudah bisa membantu untuk belanja ibu di rumah. Namun, saya yakin, kalau kita memiliki kemauan untuk belajar dan terus berusaha, tuhan tidak tidur dan pemerintah pasti akan peduli kepada kita,”ujarnya. Disinggung dia tidak sekolah di sekolah elite, seperti Kusuma Bangsa atau SMA LTI IGM, alumnus SMP negeri 40 ini mengatakan bisa sekolah saja sudah merupakan anugerah yang tak terhingga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dulunya saya tidak membayangkan bisa masuk ke SMA negeri 17 Palembang,mungkin Yang Kuasa sayang sama saya,akhirnya bisa masuk dan diterima. Kalau untuk sekolah elite yang biaya bulanannya saja bisa untuk biaya hidup sebulan itu,membayangkan saja saya tidak berani,”ujarnya. Menurut &lt;a href="http://xipoq.blogspot.com/"&gt;xipoq&lt;/a&gt; Untuk membuktikan kepada orang tuanya dan kepada para guru yang telah memberikan ilmu kepadanya di sekolah,Melani bertekad belum untuk pacaran hingga menyelesaikan studinya di Fakultas Kedokteran Unsri,tempatnya mendapatkan beasiswa selama kuliah. Nantilah (pacaran), kalau sudah kelar kuliah mungkin baru kepikiran untuk pacaran,kalau sekarang saya pengennyabelajardulu,”ungkapnya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6118715755081211899-4837030960893291350?l=xuje.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://xuje.blogspot.com/feeds/4837030960893291350/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://xuje.blogspot.com/2010/07/tak-terbayangkan-masuk-sekolah-elite.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6118715755081211899/posts/default/4837030960893291350'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6118715755081211899/posts/default/4837030960893291350'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://xuje.blogspot.com/2010/07/tak-terbayangkan-masuk-sekolah-elite.html' title='Tak Terbayangkan Masuk Sekolah Elite'/><author><name>Mesin Tempur</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_odKyNsKf998/TDHlyhSuUCI/AAAAAAAAAAM/pToCPEe6WFk/S220/A%401.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6118715755081211899.post-9038902048204006900</id><published>2009-12-15T10:46:00.000-08:00</published><updated>2009-12-15T10:47:13.203-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bloging'/><title type='text'>Obrolan Seputar Kontes</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Percakapan antara Pariman dengan Daryo di warung makannya mbok Kasem. Man sekarang ini lagi ramai-ramainya kontes seo di intenet kata Daryo mengawali pembicaraan kepada Pariman sambil menghisah rokok 76nya. Iya Yo, saya sendiri juga ikutan kontes yang diselenggarakan oleh PT. Pertamina dengan keyword &lt;a href="http://hari.narmadi.net/kerja-keras/kerja-keras-adalah-energi-kita"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;kerja keras adalah energi kita&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, kalau kamu ikut gak YO? Tanya Pariman kepada Daryo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya ikut lah Man... Orang acara kontes yang saya tunggu-tunggu dari dulu, setiap ada kontes apapun kalau saya denger pasti ikut Man, belum selesai kontes yang diadakan oleh PT. Pertamina, sudah ada kontes lagi, kamu tahu gak Man? Tanya Daryo pada kariman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gak tahu saya Yo... Emang ada kontes seo apa lagi sih? Tanya Kariman kepada Daryo. Baru menjelang pertengahan kontes pertamina, saya mendengar informasi dari kawan-kawan ngeblog bahwa ada kontes kecik-kecilan yang diselenggarakan oleh &lt;a href="http://hari.narmadi.net/kerja-keras/mbah-gendeng"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;mbah gendeng&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; untuk menyambut hari ulang tahunnya yang ke 23 pada tanggal 21 januari 2010 nanti Man.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadiahnya juga lumayan ko Man, hadiahnya selain uang juaga ada yang lainnya, seperti batu akik dan buluh perindu. Dan katanya sih kalau batu akik boleh minta langsung sama mbah gendeng dengan gratis katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus persyaratannya gimana itu Yo? Tanya Kariman kepada Daryo. Persyaratan yang wajib adalah kita harus memasang script yang teleh ditentukan oleh mbah gendeng, di blognya mbah gendeng ada kok Man. Dan untuk artikelnya bebas, terserah kita mau nulis apa, boleh masalah SBY, percintaan kita, politik, pendidikan, pokoknya artikelnya bebas Man, kata Daryo sambil minum kopi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau pendaftarannya gimana caranya YO? Tanya kariman kepada Daryo lagi. Pendaftarannya cukup dengan mendaftarkan artikel url kita di komen blognya mbah gendeng, nanti pasti ada jawaban kok Man. Dan pendaftarannya ditutup satu hari sebelum pengumuman, yaitu pada tanggal 20 januari 2010 Man, jadi kalau kamu berminat masih banyak waktu dan kesempatan untuk mendaftarkan artikel kontes blog kamu Man, siapa tahu kamu menang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waduh malah saya telat informasi kontesnya mbah gendeng ni, kalau gitu saya pulang dulu ya YO, mau buat artikel kontesnya mbah gendeng sekalian mau daftar ikutan kontes, iseng-iseng lah... Kali aja menang, dan tolong kopi saya dibayarin dulu ya Yo, nanti sore saya ganti, soalnya dompet saya ketinggalan di rumah, kata Kariman sambil meninggalkan Daryo dan warungnya mbok kasem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a href="http://indonesianbonsai.blogspot.com/2009/12/obrolan-seputar-kontes.html"&gt;Gado-gado Informasi&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6118715755081211899-9038902048204006900?l=xuje.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://xuje.blogspot.com/feeds/9038902048204006900/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://xuje.blogspot.com/2009/12/obrolan-seputar-kontes.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6118715755081211899/posts/default/9038902048204006900'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6118715755081211899/posts/default/9038902048204006900'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://xuje.blogspot.com/2009/12/obrolan-seputar-kontes.html' title='Obrolan Seputar Kontes'/><author><name>Mesin Tempur</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_odKyNsKf998/TDHlyhSuUCI/AAAAAAAAAAM/pToCPEe6WFk/S220/A%401.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
